Formula 1, Sportrik Media - Uji coba pramusim kedua F1 2026 di Sirkuit Internasional Bahrain berlangsung 18–20 Februari dengan seluruh tim termasuk Max Verstappen bersama Oracle Red Bull Racing, Lewis Hamilton di Scuderia Ferrari, serta George Russell di Mercedes-AMG Petronas Formula One Team memanfaatkan kondisi stabil untuk memfinalisasi paket teknis jelang musim 2026.
Aksi lintasan dijadwalkan pukul 07.00–16.00 GMT setiap hari di Sakhir. Dengan suhu siang diperkirakan mencapai 23–25°C dan suhu pagi berkisar 17–19°C tanpa ancaman hujan, para insinyur di bawah arahan prinsipal seperti Christian Horner, Frédéric Vasseur, dan Toto Wolff memiliki jendela operasional ideal untuk menyempurnakan korelasi data aerodinamika dan sistem pendinginan.
Karakter cuaca yang hampir identik dengan tes pertama 11–13 Februari memberi keuntungan strategis. Konsistensi temperatur udara dan aspal memungkinkan pembandingan performa long run, degradasi ban, serta stabilitas manajemen energi hybrid secara lebih akurat, meminimalkan variabel eksternal dalam analisis performa.

Angin diperkirakan bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan intensitas ringan hingga sedang. Meski tidak signifikan, gust dapat memengaruhi keseimbangan mobil di zona pengereman keras dan akselerasi keluar tikungan lambat, aspek yang menjadi fokus evaluasi tim dalam menyempurnakan set-up mekanikal dan distribusi beban aerodinamika.
Lapisan debu gurun diprediksi bertahan di atmosfer tanpa mengendap di permukaan lintasan, sehingga level grip tetap konsisten. Stabilitas ini krusial menjelang pengiriman kargo ke Melbourne, di mana waktu latihan terbatas pada akhir pekan balapan pembuka akan menuntut kesiapan data dan baseline set-up yang sudah tervalidasi secara komprehensif.
Dengan suhu terkendali, angin moderat, dan tanpa gangguan cuaca, tes kedua di Bahrain menjadi fase final evaluasi sebelum kompetisi dimulai. Konsistensi kondisi lintasan memungkinkan tim menyempurnakan simulasi balapan dan kualifikasi secara lebih presisi, membentuk fondasi teknis yang menentukan arah persaingan sejak Grand Prix Australia 2026.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!