SPONSORED

Evans Kehilangan Poin Krusial di Chile karena Puncture

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Evans Kehilangan Poin Krusial di Chile karena Puncture
TO NEWS OVERVIEW
Elfyn Evans. Photo: TGR WRT / McKlein

Elfyn Evans harus menelan pil pahit di Reli Chile. Puncture di stage kedua dari terakhir membuatnya kehilangan waktu lebih dari dua menit dan terpuruk dari posisi kedua ke kelima. Insiden itu tidak hanya merusak balapannya, tetapi juga memperketat persaingan juara dunia.

Evans memulai reli gravel sebagai pembuka jalan dan sudah menyadari akan menghadapi tantangan berat. Namun, hingga stage penultimate, semuanya berjalan sesuai rencana. Mobilnya terasa kompetitif, dan ia bahkan berada di jalur untuk meraih poin maksimal Super Sunday. Sayangnya, nasib berkata lain. “Semuanya berjalan baik hari ini. Pagi ini, semuanya sesuai rencana dan mobil terasa cukup baik. Lalu tiba-tiba, saya merasakan sesuatu terjadi di kiri depan,” ujar Evans.

Yang membuat frustrasi, sistem pemantau tekanan ban tidak memberikan peringatan. “Biasanya kami memiliki sistem pemantau tekanan ban, tapi entah kenapa, saat itu sistem membaca ban cadangan. Jadi kami tidak mendapat peringatan,” jelasnya. Evans pun tidak tahu persis di mana puncture terjadi. “Awalnya saya tidak yakin apa itu, tapi jelas itu puncture lagi. Saya tidak tahu di mana kejadiannya.”

Gill Tutup Musim WRC 2026 dengan Performa Impresif di Chile
Baca JugaGill Tutup Musim WRC 2026 dengan Performa Impresif di Chile

Puncture tersebut memaksa Evans mengganti ban di tengah stage, sebuah operasi yang memakan waktu sangat lama. “Ini sulit. Rasanya cukup keras saat ini. Tentu saja, pembalap lain juga mengalami puncture, tapi mungkin di tempat yang sedikit lebih beruntung. Setahu saya, pembalap yang puncture pagi ini hanya mengalaminya di dekat akhir stage kedua, jadi mereka kehilangan waktu sangat sedikit,” tambahnya. “Tapi begitulah adanya. Kadang semuanya tidak berjalan sesuai keinginan.”

ADVERTISEMENT

Meski kecewa, Evans masih bisa mengambil hikmah. Ia setidaknya meraih empat poin dari Power Stage. “Saya pikir Anda tahu kami telah menyimpan sedikit untuk itu. Jelas, itu performa hebat dari Oliver. Mereka memiliki akhir pekan yang sangat kuat, jadi mereka pasti ikut bersaing sekarang,” ujarnya. Oliver Solberg memang tampil impresif dengan memenangi Reli Chile, kemenangan keduanya musim ini, dan menjadi yang tercepat di stage final.

Dampak dari insiden ini sangat besar terhadap klasemen. Evans masih memimpin dengan 17 poin atas rekan setimnya, Sami Pajari, yang naik ke posisi keempat di Chile. Sementara Solberg, yang kini berada di posisi ketiga, hanya tertinggal 22 poin dari Evans. Dengan beberapa reli tersisa, tekanan semakin meningkat. “Kami masih dalam posisi yang cukup baik, dan kami akan terus berjuang,” tegas Evans.

Reli Chile menjadi pengingat keras bahwa dalam reli, keberuntungan bisa berubah dalam sekejap. Evans harus segera move on dan fokus ke reli berikutnya jika ingin mempertahankan peluang juara. Persaingan di Toyota semakin sengit, dan setiap poin akan sangat berarti.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU