Enni Malkonen menutup babak bersama Esapekka Lappi dengan kemenangan di Porvoo, tetapi co-driver itu langsung memberi sinyal bahwa masa depannya di reli masih akan berlanjut. Minggu ini, Lappi mengumumkan pensiun dari karier profesionalnya, meski pintu untuk tampil di reli individu tetap terbuka. Bagi Malkonen, ini adalah akhir dari dua tahun penuh petualangan yang tak hanya menghasilkan gelar, tetapi juga pengalaman berharga di kelas Rally1.
Kebersamaan mereka dimulai sejak awal musim lalu, dan tahun ini keduanya sempat merasakan lima reli WRC. Puncaknya terjadi di Porvoo, di mana mereka menutup musim dengan kemenangan kelima sekaligus memastikan gelar dunia kedua secara beruntun. Bagi Malkonen, hasil itu terasa melegakan setelah melalui kondisi cuaca yang sulit dan reli yang jauh dari kata mudah. "Saya merasa cukup lega setelah event ini karena cuacanya sangat sulit dan reli ini sama sekali tidak mudah. Tapi Anda harus mencapai finis, dan di situlah hasil ditentukan," ujarnya sambil tersenyum kepada RallyJournal.com.
Meski baru saja kehilangan pasangan, Malkonen tidak tinggal diam. Ia akan segera memulai kerja sama dengan pembalap baru. Usia 36 tahun bukan penghalang; pengalamannya di lintasan justru menjadi modal berharga. Ia pun melontarkan pujian setinggi langit untuk Lappi. "Pertama-tama, saya sangat berterima kasih atas semua petualangan yang saya alami bersama Esapekka, dan terutama untuk musim WRC ini. Ini benar-benar dua tahun yang luar biasa," ucapnya antusias.

Keputusan Lappi untuk pensiun memang mengejutkan, tetapi ia tidak menutup kemungkinan tampil di reli tertentu di masa depan. Sementara itu, Malkonen tetap fokus pada langkah selanjutnya. Ia mengaku belum bisa mengungkap siapa pembalap yang akan ia dampingi musim depan, tetapi ia memberikan petunjuk yang menggoda. "Saya belum bisa mengatakan apa pun sekarang, tapi kita semua akan tahu apa yang akan terjadi. Pasti akan ada hal-hal baik, setidaknya," tambahnya.
Dua tahun terakhir bersama Lappi telah membentuk Malkonen menjadi co-driver yang matang. Ia tidak hanya belajar tentang kecepatan, tetapi juga tentang ketahanan mental dalam menghadapi tekanan gelar. Kini, ia siap membawa pelajaran itu ke babak baru. Para penggemar reli tentu menantikan siapa yang akan menjadi mitranya, dan apakah chemistry serupa bisa tercipta.
Musim depan, kehadiran Malkonen di lintasan akan tetap dinanti. Dengan gelar juara dunia yang sudah dua kali diraih, ia bukan lagi sosok yang bisa diabaikan. Sinyal positif yang ia berikan menjadi pertanda bahwa cerita reli-nya belum berakhir. Kita hanya perlu menunggu pengumuman resmi yang akan segera datang.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!