Yuki Tsunoda harus berurusan dengan steward FIA setelah insiden prosedur start di Grand Prix Italia, akhir pekan ini. Pembalap asal Jepang itu dipanggil untuk menjalani investigasi terkait posisi start yang bermasalah saat restart balapan di Sirkuit Monza.
Insiden bermula pada restart lap keenam, yang digelar setelah bendera merah akibat kecelakaan Charles Leclerc di lap kedua. Tsunoda, yang mengawali balapan dari posisi ke-14, tampak memarkir mobilnya di luar kotak grid saat mengambil posisi start. Hal ini langsung menarik perhatian race control, namun keputusan akhir diserahkan kepada steward setelah balapan usai.
Dalam panggilan resmi, Tsunoda dan timnya, Racing Bulls, disebut melakukan pelanggaran terhadap Artikel B5.9.4 Regulasi F1 FIA, yang berkaitan dengan prosedur start. Meski demikian, Tsunoda mengaku tidak merasa dirugikan atau diuntungkan oleh insiden tersebut.

“Saya agak bingung memulai antara posisi 14 dan 15. Menurut pandangan saya, saya tidak benar-benar mendapatkan posisi sebelum bendera merah. Saya pikir saya di posisi 15,” ujar Tsunoda dikutip dari Motorsport.com. “Tapi setidaknya saya memarkir mobil di belakang kotak, cukup jauh, jadi saya rasa saya tidak mendapatkan keuntungan apa pun. Kita lihat saja, semoga semuanya baik-baik saja.”
Terlepas dari penyelidikan tersebut, penampilan Tsunoda di GP Italia terbilang solid. Ia berhasil finis di posisi kesepuluh dan mengamankan poin pertamanya musim ini, setelah sebelumnya tampil impresif di balapan keduanya bersama Racing Bulls. Rekan setimnya, Arvid Lindblad, bahkan tampil lebih baik dengan finis kedelapan setelah pertarungan slipstream sengit di barisan tengah.
Bagi Tsunoda, musim ini adalah babak baru setelah ia kehilangan kursi regulernya di akhir musim lalu. Kini ia berperan sebagai pembalap cadangan Red Bull dan kembali membela Racing Bulls untuk menggantikan Liam Lawson, yang naik ke Red Bull Racing untuk mengisi posisi Isack Hadjar yang cedera.
Hasil positif di Monza tentu menjadi modal berharga, tetapi masa depannya di F1 masih menanti keputusan steward. Jika terbukti bersalah, Tsunoda bisa menghadapi sanksi yang memengaruhi hasil balapannya. Penggemar tentu berharap investigasi ini berakhir dengan keputusan yang adil, mengingat performa apik yang ditunjukkannya di sirkuit bersejarah Italia tersebut.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!