Ryan Stewart, bos tim Walkinshaw Andretti United, kembali mengambil langkah berani. Untuk tahun kedua berturut-turut, ia akan ambil bagian dalam The Long Run, sebuah inisiatif dari Prostate Cancer Foundation of Australia (PCFA), dengan target menempuh 150 kilometer jalan kaki.
Bagi Stewart, ini bukan sekadar tantangan fisik. Dua tahun lalu, pria yang akrab disapa dengan gaya santai ini menerima kabar yang mengubah segalanya: dirinya didiagnosis menderita kanker prostat.
“Pada 2024, kanker prostat menjadi hal yang personal,” ujarnya. “Saya adalah salah satu pria yang mendapat telepon bahwa saya mengidapnya. Salah satu suami. Salah satu ayah. Salah satu pria yang tiba-tiba dihadapkan pada masa depan yang awalnya tampak sangat berbeda dari yang saya rencanakan.”

Beruntung, Stewart mendeteksi penyakitnya lebih awal. “Hari ini saya pulih dengan baik, kembali balapan dan menikmati hidup, dan sangat bersyukur untuk setiap hari yang saya habiskan bersama rekan setim yang luar biasa, teman-teman, dan orang-orang spesial yang saya cintai,” katanya.
Namun, ia sadar tidak semua pria seberuntung dirinya. “Terlalu banyak pria Australia dan Selandia Baru yang tidak mendapatkan hasil yang sama, karena mereka mengabaikan tanda-tanda dan mungkin secara alami menghindari diagnosis,” jelasnya.
Itulah mengapa ia mendukung The Long Run. Stewart tidak meminta penggemar yang mendukungnya pada 2025 untuk melakukan hal yang sama lagi, tetapi jika bisa menyisihkan sedikit uang, ia akan sangat menghargainya. “Karena ini bukan tentang saya. Ini tentang membantu suami lain, ayah lain, teman lain untuk mendapatkan kesempatan yang sama seperti yang saya dapatkan,” pungkasnya.
Kampanye The Long Run dari Stewart dapat didukung melalui tautan ini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!