Max Verstappen meminta Red Bull untuk segera "menghilangkan" masalah keseimbangan yang ia rasakan setelah mencatatkan hasil kualifikasi terburuknya di Grand Prix Belanda. Pebalap Belanda itu hanya mampu mengamankan posisi ketujuh di grid, jauh dari ekspektasi untuk balapan pamungkas di Zandvoort.

Ini adalah kali pertama Verstappen start di luar tiga besar di kandang sendiri. Sebelumnya, ia tak pernah lebih buruk dari posisi ketiga di sirkuit yang terkenal dengan tikungan miring dan perubahan elevasi itu. Padahal, Red Bull sempat berharap karakter trek yang lambat dan berkelok akan cocok dengan RB22.
Namun kenyataannya, Red Bull justru tampil sebagai tim tercepat keempat di belakang McLaren, Mercedes, dan Ferrari. Rekan setim Verstappen, Liam Lawson, juga kesulitan dan hanya mampu menempati posisi kedelapan.

Verstappen mengungkapkan bahwa perubahan besar yang dilakukan tim dari Sprint ke kualifikasi tidak memberikan efek positif. "Ini masalah keseimbangan yang sama setiap akhir pekan. Sayangnya, dengan perubahan besar yang kami lakukan, kami tidak benar-benar mengubah apa pun pada mobil," ujarnya kepada media, termasuk RacingNews365.
Ia juga menambahkan bahwa Zandvoort bukan lintasan terbaik untuk RB22. "Kami bisa menebak di trek mana mungkin lebih baik, tapi kami harus menghilangkannya," tegas Verstappen, yang sedang dalam kondisi kurang fit karena flu.
Saat ditanya apakah ia frustrasi dengan kurangnya kemajuan seperti musim lalu, Verstappen menolak anggapan itu. "Ini formula yang sangat berbeda, dan kami belum pernah berhasil menguasainya. Jadi, ini situasi yang berbeda," pungkasnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!