Pembalap Red Bull Racing, Yuki Tsunoda, dihukum dengan penalti 10 grid untuk Grand Prix Kanada setelah melanggar aturan red flag selama sesi latihan bebas ketiga. Dalam analisis eksklusif SPORTRIK berdasarkan data resmi F1, insiden ini terjadi saat Tsunoda menyalip Oscar Piastri dari McLaren, mengakibatkan penalti yang memengaruhi posisinya di balapan. Bagaimana dampaknya bagi karier Tsunoda?
Insiden terjadi di Circuit Gilles Villeneuve saat sesi FP3, ketika bendera merah dikibarkan akibat masalah pada mobil Piastri. Tsunoda, yang melaju dengan kecepatan 171 km/jam, menyalip Piastri yang hanya bergerak pada 86 km/jam di sisi kiri trek. Menurut pengumuman resmi F1, Tsunoda mengklaim khawatir tertabrak debris dari mobil McLaren, tetapi steward menilai tindakannya tidak beralasan dan melanggar Kode Olahraga Internasional FIA.

Penalti 10 grid berarti Tsunoda, yang finis ke-11 di kualifikasi, akan memulai balapan dari posisi ke-20. Selain itu, ia menerima dua poin penalti di lisensi super-nya, totalnya kini dua poin dalam 12 bulan terakhir. Tsunoda mengungkapkan kekecewaan, menyebut keputusan ini “tidak adil” karena kondisi mobilnya yang rusak, namun steward tetap bersikukuh bahwa ia seharusnya mengikuti prosedur red flag dengan aman.
Sejak dipromosikan ke Red Bull dari Racing Bulls pada April 2025, Tsunoda hanya mengumpulkan empat poin dari tujuh balapan, menambah tekanan di kursi kedua tim. Penalti ini memperburuk situasinya, terutama setelah ia menunjukkan peningkatan pace di kualifikasi dengan upgrade terbaru RB21. Karena insiden ini, peluang poinnya di Kanada menipis, memicu spekulasi tentang masa depannya di tim.
Dengan start dari belakang, Tsunoda harus melakukan overtaking agresif untuk meraih poin. Dukungan dari Red Bull dan adaptasi lebih lanjut dengan mobil bisa menjadi kunci.
Ikuti perkembangan terbaru di SPORTRIK, termasuk update MotoGP dan WSBK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
100 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
80 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
63 |
|
4
|
|
Lando Norris
McLaren
|
51 |
|
5
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
49 |
|
6
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
43 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
26 |
|
8
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
16 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
10 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Read Also
Mattia Binotto explains the appointment of Allan McNish as Audi F1 Racing Director, citing his extensive management experience and deep integration with the brand.
Laurent Mekies explained how Red Bull improved driver confidence and car consistency after a difficult start to the 2026 Formula 1 season.
Mitch Evans hopes the 2026 Monaco Formula E round can finally explain Jaguar’s ongoing one-lap performance struggles this season.
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!