SPONSORED

Tsunoda Hadapi Tantangan 'Gila' di Balik Kemudi Racing Bulls Zandvoort

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Tsunoda Hadapi Tantangan 'Gila' di Balik Kemudi Racing Bulls Zandvoort
TO NEWS OVERVIEW
Tsunoda Hadapi Tantangan 'Gila' di Balik Kemudi Racing Bulls Zandvoort

Yuki Tsunoda bakal menghadapi tugas yang tidak ringan saat kembali turun di Formula 1 akhir pekan ini di Zandvoort. Tanpa pengalaman mengendarai mobil spesifikasi 2026 milik Racing Bulls, ditambah hanya satu sesi latihan karena format sprint, analis F1 TV Jolyon Palmer dan Alex Brundle menyebut tantangan itu "gila".

Kepulangan mendadak Tsunoda terjadi setelah Isack Hadjar mengalami cedera pergelangan tangan yang memaksanya absen. Liam Lawson pun dipromosikan ke Red Bull, dan Tsunoda yang berstatus pembalap cadangan mengisi kursi kosong di Racing Bulls.

Palmer menekankan betapa beratnya situasi ini bagi Tsunoda. "Sisi mentalnya akan gila baginya," ujarnya dalam acara F1 TV Weekend Warm-Up. "Pembalap lain punya tiga tes sebelum balapan pertama, kecuali Williams yang tidak hadir di tes pertama. Mereka punya banyak waktu untuk memahami manajemen energi dan gaya mengemudi yang berbeda."

Haas '10th Best' Team in F1 After Aston Martin Upgrades - Bearman
Read AlsoHaas '10th Best' Team in F1 After Aston Martin Upgrades - Bearman

Ditambah lagi, akhir pekan ini menggunakan format sprint, yang berarti hanya ada satu jam latihan sebelum sprint qualifying Jumat sore. "Yuki harus melakukannya dalam satu jam," tambah Palmer. "Dia memang menjalani TPC, tapi itu mobil lama. Dia belum pernah mengendarai mobil ini, dan mobil ini sangat berbeda dengan mobil terakhir yang dia balap."

ADVERTISEMENT

"Jadi untuk memahaminya lalu langsung sprint, di Zandvoort yang penuh tembok dan gravel trap, ini benar-benar ujian besar. Kalau dia bisa mendekati poin, saya akan terkesan," pungkas Palmer.

Brundle juga menyoroti tantangan fisik di Zandvoort. "Saya harap Yuki Tsunoda tetap menjaga kebugarannya di gym, karena sudah delapan setengah bulan sejak terakhir kali dia memulai grand prix, dan ini bukan trek yang mudah secara fisik," katanya. "Saya yakin dia siap melompat ke mobil sebagai pembalap cadangan Red Bull, tapi ini akan menjadi akhir pekan yang sulit untuk memahami sistem dan fisik mobil-mobil ini."

Dengan segala keterbatasan itu, penampilan Tsunoda di Zandvoort akan menjadi sorotan. Mampukah ia beradaptasi cepat dan merebut poin? Kita tunggu aksinya di sprint dan balapan utama.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU