Tegangan tinggi langsung menyelimuti paddock Circuit of the Americas jelang sesi penentuan posisi grid akhir pekan ini. Tiga pembalap muda dipastikan harus rela mundur dari posisi start aslinya setelah FIA menjatuhkan sanksi penalti akibat pergantian komponen power unit yang melewati batas regulasi musim 2026.
Situasi pelik ini menimpa Arvid Lindblad yang harus menerima pil pahit berupa penalti turun lima posisi di grid start hari Minggu. Keputusan tersebut diambil setelah tim Racing Bulls memasang komponen internal combustion engine (ICE) keenam ke dalam mobilnya, padahal regulasi teknis F1 musim ini hanya mengizinkan penggunaan maksimal empat unit saja dalam satu musim penuh.
Masalah serupa juga menghantam kubu Alpine yang berusaha keras memperbaiki performa lini tengah demi mengejar poin dari rival terdekat mereka. Pembalap asal Argentina, Franco Colapinto, diganjar penalti mundur sepuluh posisi di grid setelah mekanik tim memasang unit kendali elektronik (control electronics) keempat pada mobilnya di Texas.

Namun, hukuman paling berat harus diterima oleh pembalap asal Brasil yang memperkuat skuad Audi. Mobil yang dikemudikan oleh Gabriel Bortoleto mengalami perombakan masif pada komponen penyimpan energi (energy storage unit) serta unit kendali elektronik tambahan yang membuat total hukumannya membengkak.
Akibat akumulasi perubahan komponen mesin tersebut, Bortoleto dipastikan harus memulai balapan utama Grand Prix Amerika Serikat dari barisan paling belakang akibat hukuman penalti 20 tempat. Dilansir dari Motorsport Week, langkah agresif penggantian komponen ini diharapkan mampu memberikan keandalan ekstra bagi para pembalap meski mereka harus membayar mahal di sesi start balapan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!