Pernahkah Anda membayangkan dinamika Formula 1 modern jika Lewis Hamilton memilih bergabung dengan Red Bull Racing alih-alih Mercedes pada akhir musim 2012? Sebuah fakta mengejutkan baru saja dibuka oleh mantan kepala tim Christian Horner dalam bukunya yang berjudul Drive, di mana ia mengungkapkan bahwa sang juara dunia tujuh kali sempat menggelar pertemuan rahasia di kediaman perancang legendaris Adrian Newey di dekat Ascot.
Situasi Hamilton di McLaren pada tahun 2012 memang berada di titik nadir yang mengkhawatirkan. Hubungannya dengan rekan setimnya saat itu mulai merenggang, ditambah rentetan masalah keandalan teknis mobil yang terus menggerus kesabarannya di tengah kalender balap yang melelahkan. Di tengah tekanan musim yang berat tersebut, sebuah panggilan tak terjawab dari ayah sekaligus manajer sang pembalap, Anthony Hamilton, mengubah arah sejarah dunia balap jet darat secara drastis.
Horner mengakui bahwa nalurinya langsung terkonfirmasi ketika pertemuan tertutup itu benar-benar terwujud di rumah pribadi Newey. Menurut catatan dalam memoir tersebut, pembalap asal Inggris tersebut secara terbuka menanyakan syarat-syarat yang dibutuhkan untuk bisa berseragam skuad Milton Keynes, sebuah prospek yang langsung membuat sang maestro aerodinamika tampak sangat antusias mengingat potensi besar kolaborasi tersebut di grid Formula 1.

Kendati demikian, rencana transfer sensasional tersebut menemui jalan terjal dari petinggi internal tim lainnya. Helmut Marko dikabarkan menunjukkan ketidaktertarikan dan kekhawatiran yang mendalam karena kehadiran rival sekelas Hamilton berpotensi mengganggu posisi anak emas mereka saat itu, Sebastian Vettel. Faktor finansial dengan tuntutan gaji fantastis juga menjadi batu sandungan besar yang membuat manajemen Red Bull akhirnya mengurungkan niat untuk mengejar kesepakatan tersebut secara serius.
Kegagalan negosiasi di balik pintu tertutup itu pada akhirnya membuka jalan lebar bagi Mercedes untuk mengamankan tanda tangan sang bintang, sebuah keputusan emas yang berbuah manis lewat raihan enam gelar juara dunia tambahan sebelum ia memutuskan hijrah ke Ferrari. Dilansir dari Motorsport.com, kisah andai-andai ini tetap menjadi salah satu momen bursa transfer paling menarik dalam sejarah modern balapan Formula 1.




Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!