SPONSORED

Tardozzi Bongkar Cedera Marc Marquez dan Momen Tangis di Ducati

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Tardozzi Bongkar Cedera Marc Marquez dan Momen Tangis di Ducati TO NEWS OVERVIEW
© Michelin

Marc Marquez dipastikan absen pada MotoGP Catalunya 2026 setelah menjalani operasi akibat cedera yang semakin memburuk usai Grand Prix Prancis. Team manager Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, kini mengungkap bagaimana masalah fisik Marquez sebenarnya sudah berkembang sejak awal musim dan memengaruhi performanya secara signifikan. 

Tardozzi menjelaskan bahwa akar masalah fisik Marquez sebenarnya mulai terasa sejak seri Indonesia ketika pembalap Spanyol itu masih berusaha pulih dari rangkaian operasi sebelumnya pada lengan kanan. Ducati awalnya mengira penurunan performa Marquez hanya disebabkan kurangnya waktu berkendara setelah lama absen dari motor MotoGP. 

Namun situasi berubah setelah beberapa akhir pekan sulit di Austin dan Jerez. Marquez mulai menyadari ada masalah lain karena rasa sakit dan kehilangan tenaga hanya muncul saat mengendarai motor MotoGP, bukan ketika berlatih motocross atau flat track di rumah. Investigasi medis lanjutan akhirnya menemukan adanya pergeseran kecil pada salah satu implan logam di lengannya. 

Pedro Acosta Takes Catalunya Pole as Bezzecchi and Martin Crash
Read AlsoPedro Acosta Takes Catalunya Pole as Bezzecchi and Martin Crash

"Mereka menemukan bahwa ada sebuah pin yang bergerak sekitar dua milimeter dan menekan saraf radial. Hal itu membuat Marc kehilangan kekuatan di lengan kanannya," ujar Tardozzi.

ADVERTISEMENT

Dari sisi teknis, kondisi tersebut sangat krusial bagi pembalap MotoGP modern karena tekanan ekstrem saat pengereman dan perubahan arah cepat membutuhkan stabilitas penuh pada lengan depan. Kehilangan sensitivitas kecil saja dapat mengganggu kontrol front-end, pengereman agresif, hingga kemampuan menjaga keseimbangan motor saat entry corner.

Tardozzi juga mengungkap bahwa operasi sebenarnya akan tetap dilakukan meski Marquez tidak mengalami crash di Le Mans. Setelah masalah saraf radial dipastikan menjadi penyebab utama hilangnya tenaga, Marquez bersama tim medis memutuskan segera menjalani operasi dan melewatkan tes Barcelona demi fokus pada pemulihan total.

Selain membahas sisi medis, Tardozzi turut menyoroti momen emosional ketika Marquez menangis di garasi Ducati setelah cedera tersebut. Menurutnya, Ducati sengaja memperlihatkan sisi rapuh Marquez kepada publik untuk menunjukkan bahwa seorang juara dunia juga manusia biasa yang membutuhkan dukungan tim di saat sulit. 

ADVERTISEMENT

"Kami ingin menunjukkan sosok manusianya, bukan hanya sang juara. Ada banyak fragilitas di balik pencapaian seorang pembalap seperti Marc," kata Tardozzi.

Tardozzi juga meminta publik berhenti terus mengaitkan Marquez saat ini dengan konflik lama bersama Valentino Rossi pada 2015. Menurutnya, Marquez sekarang adalah pribadi yang jauh lebih matang dan sudah berkali-kali mengakui kesalahan masa lalunya.

Untuk saat ini Ducati menegaskan fokus utama bukan soal perebutan gelar dunia ataupun kontrak baru Marquez, melainkan memastikan proses pemulihan berjalan sempurna. Tardozzi juga menolak memberikan prediksi kapan pembalap asal Cervera itu akan kembali ke lintasan MotoGP. 

ADVERTISEMENT

Absennya Marquez di Catalunya menjadi pukulan besar bagi Ducati di tengah persaingan ketat melawan Aprilia dalam perebutan gelar MotoGP 2026. Ducati kini berharap proses rehabilitasi berjalan lancar agar Marquez dapat kembali sebelum fase penting musim panas dimulai. 

Suara Komunitas

Siapa yang akan memenangkan Sprint Race MotoGP Catalunya 2026?

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU