SPONSORED

Tantangan Mandalika, Ambisi Bezzecchi di Sisa Musim MotoGP

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Tantangan Mandalika, Ambisi Bezzecchi di Sisa Musim MotoGP
TO NEWS OVERVIEW
© Gold & Goose

Menjelang dimulainya rangkaian akhir pekan balap di Mandalika International Street Circuit, atmosfer panas langsung terasa sejak sesi konferensi pers pada hari Kamis. Marco Bezzecchi hadir di atas panggung bersama rekan setimnya serta sang juara dunia Marc Marquez, di tengah persaingan ketat klasemen yang melibatkan Jorge Martin. Setelah melewati 16 putaran yang melelahkan, persaingan di barisan teratas begitu rapat, sementara pembalap asal Italia tersebut masih mengamankan posisinya dengan tertinggal 49 poin dari pimpinan klasemen.

Musim lalu, pembalap berusia 27 tahun asal pesisir Adriatik Italia ini sempat mengecap manisnya kemenangan di sesi Sprint GP Indonesia, meski harus menelan pil pahit akibat terjatuh dalam balapan utama. Menatap akhir pekan ini, ia memilih untuk tetap membumi dan fokus menghadapi berbagai tantangan teknis di lintasan. “Sulit untuk memprediksi segala sesuatunya jauh-jauh hari,” ungkap sang pembalap merespons dinamika persaingan. “Setiap tahun selalu sedikit berbeda. Kami hanya harus tetap tenang, mencoba memulai akhir pekan dengan pola pikir yang sama, dan memanfaatkannya sebaik mungkin.”

Sebelum kesibukan di lintasan dimulai, para bintang balap sempat menyapa ribuan penggemar dalam sebuah parade akbar di pulau Lombok. Menyaksikan antusiasme luar biasa dari warga lokal, ia tak dapat menyembunyikan rasa kagumnya terhadap sambutan hangat tersebut. “Itu adalah acara yang luar biasa. Saya selalu berada di sana sebelumnya dan saya harus mengatakan bahwa ada lebih banyak orang setiap tahunnya. Sangat keren juga melihat begitu banyak anak-anak di sana,” kenangnya mengomentari kemeriahan atmosfer jelang balapan.

Aleix Espargaro Makes MotoGP Return in Mandalika, Admits Total Shock Awaits
Read AlsoAleix Espargaro Makes MotoGP Return in Mandalika, Admits Total Shock Awaits

Sebagai anak didik akademi VR46 yang catatan kemenangannya kerap lahir di paruh pertama musim, tekad untuk membalikkan keadaan menjadi prioritas utamanya saat ini. Jarak poin dengan para rival terdepan tidak menyurutkan motivasinya untuk terus bertarung di barisan depan. “Tentu saja, saya sedikit tertinggal dalam hal kejuaraan dunia saat ini. Namun itu tidak mengubah cara saya menghadapi akhir pekan. Saya ingin melakukan yang terbaik untuk bisa bersaing dengan anak-anak lain di balapan maupun di kejuaraan dunia,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, ketika sebagian besar pembalap mempertanyakan perombakan format akhir pekan MotoGP yang mulai diberlakukan pada musim 2027, ia justru menyambutnya dengan sudut pandang yang sangat positif. Menurutnya, format baru tersebut memberikan jaring pengaman yang lebih adil bagi para pembalap di atas lintasan. “Saya senang, saya menyukai format baru ini! Saya penasaran untuk melihat seperti apa nanti. Tentu saja, itu akan sangat melelahkan secara fisik dan juga sangat menantang. Namun, akan bagus karena kita memiliki dua sesi kualifikasi. Bagaimanapun, Anda mungkin mengalami hari Jumat yang buruk sesekali, dan kemudian Anda tidak akan langsung merusak kedua balapan sekaligus. Bagi saya, itu bagus dan saya senang akan hal itu,” tutupnya.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU