Advertisement Sportrik
15s

Stefan Bradl Nilai Marc Marquez Siap Kejar Rekor 2026

Stefan Bradl Nilai Marc Marquez Siap Kejar Rekor 2026
© Gold and Goose

MotoGP, Sportrik Media - Mantan pebalap sekaligus komentator MotoGP Stefan Bradl menilai Marc Marquez tetap menjadi tolok ukur jelang musim MotoGP 2026, dengan peluang besar untuk mengejar tonggak sejarah baru dalam kariernya.

Bradl mengenal Marquez secara langsung dari periode kerja sama mereka di Honda, ketika Bradl berperan sebagai pebalap uji dan Marquez menjadi ujung tombak proyek HRC. Selain itu, perannya sebagai komentator membuatnya terus mengikuti dinamika terkini MotoGP, termasuk rangkaian tes dan persiapan menuju pembuka musim.

Ia menyoroti insiden yang dialami Marquez di Thailand, di mana juara dunia bertahan itu terjatuh beberapa kali namun tanpa konsekuensi fisik serius.

Stefan Bradl Backs Marc Marquez to Chase Historic 2026 Records
Read AlsoStefan Bradl Backs Marc Marquez to Chase Historic 2026 Records

“Marc terjatuh tiga kali di Thailand, tapi itu tipikal dirinya.

“Ketika Marc menemukan batas kemampuannya, dia tahu bagaimana menghargainya untuk sisa akhir pekan. Dia menerima kecelakaan ‘kecil’ itu.”

Menurut Bradl, pendekatan tersebut merupakan bagian dari metode Marquez dalam memahami limit motor dan dirinya sendiri, terutama dalam fase adaptasi dengan paket Ducati. Kecelakaan tanpa cedera dianggap sebagai proses eksplorasi performa, bukan indikasi kelemahan.

ADVERTISEMENT

Musim 2026 membuka peluang besar secara statistik bagi Marquez. Ia berpotensi meraih kemenangan grand prix ke-100 sekaligus membidik gelar kelas utama kedelapan, yang juga akan menjadi gelar dunia ke-10 sepanjang kariernya.

“Semuanya mungkin, dan saya pikir itu menarik baginya.

“Sebenarnya, rekor-rekor itu bukan prioritas utamanya. Tetapi tentu saja dia ingin menjadi raja MotoGP yang tak terbantahkan dan melampaui Valentino Rossi. Itulah motivasinya.”

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa ambisi Marquez melampaui sekadar mempertahankan gelar. Dalam konteks sejarah, pencapaian tersebut akan menempatkannya sejajar atau bahkan melampaui beberapa ikon terbesar dalam era modern MotoGP.

Bradl juga membuat analogi dengan dunia tenis untuk menggambarkan mentalitas juara yang dimiliki Marquez.

ADVERTISEMENT

“Ini seperti pemain tenis yang sudah memiliki 20 gelar Grand Slam. Gelar ke-21 tetap menarik.

“Marc tahu betapa sulitnya, karena dia juga pernah mengalami kemunduran. Fakta bahwa dia dan Alex sangat sukses sebagai saudara memberinya kekuatan tambahan.”

Perbandingan tersebut menyoroti konsistensi dan daya tahan mental yang diperlukan untuk terus bersaing di level tertinggi, terutama setelah mengalami cedera serius dalam beberapa musim sebelumnya.

Memasuki MotoGP 2026 sebagai juara dunia bertahan, Marquez memikul ekspektasi besar. Namun menurut Bradl, justru ambisi untuk memecahkan rekor dan memperkuat warisan sejarahnya yang menjadi bahan bakar utama sang pembalap. Seri pembuka musim ini akan menjadi titik awal pembuktian apakah target monumental tersebut realistis dalam persaingan yang semakin kompetitif.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU