Deretan starting grid Formula 1 Grand Prix Singapura 2026 mengalami perombakan besar setelah serangkaian penalti dan pergantian komponen mesin mendera sejumlah tim papan atas menjelang balapan utama yang diprediksi berlangsung sengit di bawah lampu Marina Bay.
Max Verstappen sukses mengamankan posisi terdepan di grid teratas, memimpin barisan di depan para rival ketatnya. Pembalap asal Belanda ini akan mencoba mengontrol jalannya lomba sejak lampu padam, meski ancaman konstan siap datang dari para pesaing di belakangnya sepanjang akhir pekan ini.
Sementara sang juara bertahan berada di posisi terdepan, situasi kontras justru dialami oleh garasi belakang grid yang dipenuhi drama penalti teknis. George Russell harus rela memulai balapan dari posisi paling buncit akibat pergantian komponen mesin yang wajib dilakukan pada mobil Mercedes miliknya, menempatkannya dalam risiko besar kehilangan poin krusial dalam perburuan gelar juara dunia.

Tidak kalah dramatis, masalah unit daya memaksa Isack Hadjar gagal mencetak waktu di sesi kualifikasi dan harus rela memulai balapan dari jalur pit. Situasi serupa juga menimpa kubu Aston Martin yang harus merelakan kedua pembalapnya menyusul dari area pit lane menyusul pergantian komponen dan penyesuaian set-up suspensi.
Dilansir dari Motorsport Week, perombakan grid ini dipastikan bakal memicu aksi salip-menyalip yang luar biasa dramatis dari barisan belakang saat para pembalap bergegas mengejar ketertinggalan di sirkuit jalan raya yang terkenal sulit untuk melakukan manuver overtaking.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!