Formula 1 kembali menggelar format sprint akhir pekan ini di Grand Prix Belanda. Ini menjadi sprint kelima dari enam seri sprint yang dijadwalkan pada musim 2026, berlangsung di Sirkuit Zandvoort pada 21-23 Agustus.
Menariknya, ini adalah pertama kalinya Zandvoort menjadi tuan rumah sprint sejak format ini diperkenalkan pada 2021. Dengan demikian, sirkuit Belanda tersebut resmi menjadi sirkuit ke-13 yang pernah menggelar sprint race.
Bagaimana Format Sprint Bekerja?
Kualifikasi sprint digelar setelah satu jam sesi latihan bebas pada Jumat. Sama seperti kualifikasi reguler, kualifikasi sprint terbagi dalam tiga sesi, yaitu SQ1, SQ2, dan SQ3 dengan durasi masing-masing 12, 10, dan 8 menit.

Enam pembalap tercepat akan tersingkir di SQ1 dan SQ2, menyisakan 10 pembalap terbaik yang akan bertarung memperebutkan posisi terdepan di SQ3. Sprint race sendiri digelar pada Sabtu dengan jarak tempuh 100 km, biasanya berlangsung sekitar 30 menit.
Poin diberikan hingga posisi kedelapan dengan sistem 8-7-6-5-4-3-2-1. Tidak ada poin tambahan untuk pole position atau putaran tercepat.
Daftar Sirkuit Sprint 2026
China dan Miami kembali menjadi tuan rumah sprint untuk musim ketiga berturut-turut, sementara Kanada, Zandvoort, dan Singapura akan menggelar sprint untuk pertama kalinya. Silverstone juga kembali ke kalender sprint setelah terakhir kali menjadi tuan rumah pada edisi perdana 2021.
Pembalap paling sukses dalam format sprint sejauh ini adalah Max Verstappen dengan koleksi 13 kemenangan sprint yang impresif. Pekan ini, Zandvoort akan menjadi panggung di mana sang juara bertahan mencoba memperpanjang dominasinya di hadapan publik sendiri.
Dengan sprint yang semakin padat, persaingan di Formula 1 musim ini dipastikan kian sengit. Akankah Verstappen kembali mendominasi sprint di kandangnya? Kita saksikan bersama.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!