Akhir pekan Grand Prix Singapura langsung menyuguhkan drama tingkat tinggi ketika George Russell berhasil melesat sebagai yang tercepat dalam sesi latihan bebas tunggal yang krusial ini. Menggunakan unit daya baru serta kembali ke spesifikasi mobil yang sempat membantunya mendominasi di Baku, pembalap asal Inggris tersebut mencatatkan waktu impresif 1 menit 32,274 detik di atas ban kompon lunak. Meskipun menunjukkan kecepatan luar biasa di lintasan jalan raya Marina Bay yang berdebu, ia harus menelan pil pahit karena dipastikan akan memulai balapan dari barisan belakang akibat pergantian komponen power unit secara menyeluruh.
Sesi latihan yang padat ini memaksa seluruh tim untuk langsung turun ke trek sejak lampu hijau menyala, mengingat format akhir pekan menyajikan sesi latihan tunggal sebelum berlanjut ke kualifikasi sprint. Pada fase awal, para pembalap bergantian mempertajam catatan waktu di atas ban keras. Charles Leclerc sempat memimpin jalannya sesi sebelum peta persaingan berubah drastis ketika karet ban yang lebih lembut mulai dipasang menjelang akhir sesi.
Ketegangan di garasi Mercedes, Ferrari, dan McLaren langsung terasa ketika pertarungan posisi puncak memanas di 15 menit terakhir. Russell kembali menajamkan waktunya untuk mengungguli Leclerc dengan selisih tipis 0,198 detik, sementara Lando Norris melengkapi posisi tiga besar untuk McLaren, terpaut 0,075 detik di belakang pembalap Ferrari tersebut. Di sisi lain, drama juga menimpa kubu Audi setelah Nico Hulkenberg terpaksa menghentikan kendaraannya di lurus utama yang memicu diberlakukannya Virtual Safety Car.

Bagi Mercedes, akhir pekan di Singapura ini juga dimanfaatkan untuk melakukan pengujian perbandingan paket aerodinamika. Sementara rekan setimnya menggunakan spesifikasi upgrade terbaru, Russell merasa lebih nyaman dengan spesifikasi lama yang terbukti ampuh. Kendati memiliki kecepatan murni untuk bersaing di barisan depan, tantangan besar kini menanti pembalap Inggris tersebut untuk melakukan kerja keras dari barisan belakang grid akibat penalti power unit yang harus dijalaninya.
Hasil sesi latihan ini memberikan gambaran awal mengenai potensi persaingan ketat yang akan tersaji sepanjang akhir pekan di Singapura. Dengan degradasi ban dan kondisi trek yang terus berevolusi, ketepatan strategi pemilihan kompon ban antara medium dan soft akan menjadi penentu utama bagi para insinyur di pit wall untuk mengamankan hasil maksimal dalam format balapan yang menuntut konsentrasi tinggi ini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!