Raul Fernandez mengakhiri hari Jumat di GP Aragon dengan catatan waktu tercepat keenam. Pembalap Trackhouse itu puas, meski mengakui sirkuit Motorland bukanlah trek favoritnya.
Setelah kemenangan gemilang di Silverstone, Raul Fernandez datang ke Aragon dengan kepercayaan diri tinggi. Namun, ia sadar bahwa trek baru dengan aspal baru ini punya karakter licin dan grip rendah, membuat segalanya terasa lebih menantang.
“Q2 selalu menjadi target. Masalahnya adalah sensasi di Q2. Yang terpenting adalah masuk Q2. Untuk baik atau buruk, itu selalu membantu karena kami punya lebih banyak waktu untuk bekerja,” ujar Fernandez disitat dari Motosan.es.

Hari ini ia mengeluhkan masalah pada bagian belakang motornya. “Biasanya saya mengeluh tentang bagian depan, tapi hari ini justru bagian belakang. Saya tidak bisa membuat ban belakang bekerja dengan baik, baik yang soft maupun medium. Besok kami harus fokus ke sana,” jelasnya.
Meski begitu, ada sisi positif: rekan setimnya, Marco Bezzecchi, tampil cepat. “Dia sangat cepat, kami akan memakai datanya. Tanpa merasa nyaman tapi tetap dekat di trek seperti Aragon, itu hasil yang bagus,” tambahnya.
Soal peluang mengalahkan Marc Marquez di Aragon, Fernandez blak-blakan: “Saya rasa kami belum bisa mengalahkannya. Membandingkan diri dengan Marc sekarang tidak adil, karena kami harus fokus mengeluarkan potensi terbaik dari motor kami.”
Meski begitu, ia senang melihat tiga Aprilia masuk Q2. “Itu bagus. Motor kami meningkat pesat, tapi tidak punya tombol autopilot. Banyak kerja keras di belakangnya,” pungkasnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!