Sergio Perez mengakui bahwa performa Cadillac yang mandek dalam beberapa balapan terakhir Formula 1 membuatnya kecewa. Namun, pebalap asal Meksiko itu tetap yakin timnya bisa menemukan peningkatan hingga satu detik pada musim 2026.
Pada paruh pertama musim, Cadillac tampil impresif dengan mengembangkan mobilnya secara agresif, meninggalkan Aston Martin yang tengah kesulitan. Tim asal Amerika itu konsisten mengalahkan rivalnya untuk menghindari posisi juru kunci. Sayangnya, laju positif itu perlahan menguap seiring waktu.
Perkembangan Cadillac belakangan ini cenderung datar, sementara Aston Martin justru menemukan performa setelah membawa paket aerodinamika baru di Hongaria dan Belanda, ditambah dukungan Honda. Alhasil, posisi mereka di grid kembali terancam.

Dalam wawancara di podcast Beyond the Grid, Perez menyebut balapan-balapan terakhir sebagai kekecewaan besar. "Kami belum berkembang. Kami belum meningkat. Sebagai tim baru, seharusnya itu yang kami lakukan setiap saat. Jadi saya merasa ada stagnasi," ujarnya.
Perez mengungkapkan bahwa timnya sebenarnya menargetkan peningkatan dua detik, tetapi baru menemukan sekitar satu detik. Ia menilai jika Cadillac bisa menemukan setengah hingga satu detik lagi, persaingan dengan tim seperti Williams, Haas, dan Aston Martin akan berubah total.
"Kami berada di belakang, tapi setengah detik atau satu detik akan mengubah segalanya pada tahap ini. Saya rasa itu mungkin," tambahnya. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi proses internal tim untuk memahami mengapa target tidak tercapai.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!