Musim 2026 membawa perubahan besar di papan atas Formula 1. Setelah 11 seri, peta kekuatan tim berubah drastis dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jika musim lalu McLaren tampil perkasa, kini justru Mercedes yang memimpin klasemen konstruktor dengan 379 poin.
Keunggulan Mercedes atas Ferrari yang menguntit di posisi kedua dengan 307 poin cukup nyaman, sementara McLaren yang tahun lalu memimpin dengan 417 poin kini terlempar ke posisi ketiga dengan 220 poin. Ini adalah salah satu perubahan paling dramatis dalam sejarah F1 modern.
Andrea Stella, prinsipal McLaren, mengakui timnya membayar mahal untuk gelar ganda musim lalu. "Kami membayar harga yang berat," ujarnya saat ditanya tentang performa musim ini. Regulasi baru yang berlaku tahun ini jelas mengubah hierarki.

Di sisi lain, Alpine menunjukkan kebangkitan luar biasa, melonjak dari posisi terbawah ke posisi keenam. Williams justru sebaliknya, terpuruk dari posisi kelima ke posisi kesembilan. Aston Martin juga mengalami penurunan tajam, hanya mengoleksi satu poin sejauh ini.
Red Bull masih menjadi kekuatan yang solid di posisi keempat dengan 177 poin, meski tidak sekonsisten musim lalu. Racing Bulls dan Audi juga menunjukkan progres, masing-masing mengumpulkan 66 dan 12 poin.
Perbandingan lengkap klasemen konstruktor antara musim 2025 dan 2026 setelah 11 seri dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Musim masih panjang, dan tentu saja persaingan masih terbuka.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!