Pedro Acosta langsung menunjukkan tajinya di hadapan pendukung sendiri. Pembalap Red Bull KTM itu mengakhiri sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Austria 2026 di Sirkuit Red Bull Ring sebagai yang tercepat, dengan catatan waktu 1 menit 29,851 detik. Ia menjadi satu-satunya rider yang mampu menembus batas 1 menit 29 detik, menegaskan dominasi RC16 di lintasan kandang.
Yang menarik, posisi kedua diisi oleh Pol Espargaro, pembalap pengganti Tech3 KTM. Seperti halnya di Misano pekan lalu, Espargaro memanfaatkan slipstream dari Acosta di akhir sesi untuk mencatatkan waktu +0,233 detik lebih lambat. Hasil ini membuat KTM mengunci posisi satu-dua di sesi pembuka, sebuah sinyal positif bagi pabrikan asal Austria tersebut.
Jorge Martin harus melewati sesi yang penuh drama. Pembalap Aprilia itu sempat mengalami masalah teknis di awal sesi dan harus menepi. Namun ia mampu kembali ke lintasan dan sempat memisahkan Acosta dan Marc Marquez di papan timesheet sebelum akhirnya turun ke posisi ketiga setelah torehan Espargaro. Martin, yang sedang menyelidiki kemungkinan operasi arm pump, finis dengan selisih +0,308 detik.

Marc Marquez, pemenang bertahan di Austria, harus puas berada di urutan keempat. Juara dunia bertahan asal Ducati itu terpaut +0,335 detik dari Acosta. Di belakangnya, Johann Zarco (LCR Honda) dan Marco Bezzecchi (Aprilia) melengkapi enam besar. Bezzecchi, yang mengalami crash dari posisi memimpin di Misano, tampaknya masih mencari ritme terbaiknya.
Sesi FP1 ini menggunakan ban depan soft dan belakang medium, kombinasi yang biasanya tidak dipakai di sesi kualifikasi atau balapan. Para rider memprediksi ban depan medium dan belakang soft (Sprint)/medium (GP) akan menjadi pilihan utama untuk sisa akhir pekan. Hal ini membuat hasil FP1 tidak bisa dijadikan patokan mutlak, namun tetap memberikan gambaran awal tentang kekuatan para tim.
Marc Marquez tiba di Red Bull Ring dengan status pemimpin klasemen untuk pertama kalinya musim ini setelah meraih kemenangan ganda sempurna di Misano. Ia kini terikat poin dengan Jorge Martin, tetapi unggul jumlah kemenangan grand prix (lima berbanding satu). Persaingan keduanya diprediksi akan memanas sepanjang akhir pekan di Austria.
Dengan hasil ini, KTM menunjukkan bahwa mereka punya kecepatan di kandang sendiri. Namun, Ducati dan Aprilia tidak akan tinggal diam. Sesi FP2 dan kualifikasi akan menjadi ujian sesungguhnya. Apakah Acosta mampu mempertahankan momentum, ataukah Marquez dan Martin akan bangkit? Kita tunggu aksinya di Red Bull Ring.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!