SPONSORED

Pajari Hadapi Tantangan Baru di Reli Portugal

Notifikasi
Edeh Cupe
Edeh Cupe
0
Pajari Hadapi Tantangan Baru di Reli Portugal TO NEWS OVERVIEW
© Toyota GAZOO RACING

Sami Pajari memasuki Reli Portugal 2026 dengan momentum kuat setelah mencatat empat podium beruntun bersama Toyota Gazoo Racing. Namun, seri gravel klasik di Portugal menghadirkan tantangan berbeda bagi pembalap Finlandia tersebut karena untuk pertama kalinya musim ini ia akan старт sebagai salah satu mobil terdepan di lintasan kerikil.

Setelah awal musim yang sulit di Monte Carlo, performa Pajari meningkat drastis dengan finis kedua di Kroasia serta podium ketiga di Swedia, Kenya, dan Kepulauan Canary. Konsistensi tersebut membuatnya kini berada dalam persaingan papan atas Kejuaraan Reli Dunia 2026.

Secara teknis, posisi start depan di reli gravel menjadi kerugian signifikan karena pembalap pertama harus membersihkan lapisan kerikil longgar dari racing line. Kondisi itu biasanya mengurangi grip dan membuat waktu stage lebih lambat dibanding rival di belakang yang mendapatkan jalur lebih bersih.

WRC Portugal 2026 Features Brutal Gravel Test
Read AlsoWRC Portugal 2026 Features Brutal Gravel Test

“Saya sangat menantikan kembali balapan di lintasan kerikil di Portugal.”

ADVERTISEMENT

“Rasanya sudah lama sejak kami terakhir kali menjalani reli gravel tradisional seperti ini.”

Meski menghadapi tantangan road sweeping, Pajari sedikit diuntungkan karena rekan setimnya Elfyn Evans dan Takamoto Katsuta akan старт lebih dulu pada etape awal. Situasi tersebut dapat membantu Pajari mendapatkan racing line yang sedikit lebih bersih dibanding posisi start absolut pertama.

“Sekarang kami старт di depan untuk pertama kalinya musim ini, tetapi saya tidak bisa terlalu banyak mengeluh.”

ADVERTISEMENT

“Saya berharap kami bisa melanjutkan momentum kuat kami.”

Katsuta sendiri juga menghadapi situasi baru dalam kariernya setelah tampil kompetitif sepanjang awal musim. Dua kemenangan dan satu posisi kedua di Swedia membuat pembalap Jepang itu mulai masuk dalam perebutan gelar dunia WRC 2026.

Pembalap Toyota tersebut mengakui posisi start kedua di Portugal berpotensi menjadi tantangan besar, terutama karena karakter lintasan tahun ini diperkirakan memiliki banyak area kerikil longgar sejak etape pembuka.

ADVERTISEMENT

“Posisi start kedua bisa sangat sulit.”

“Tergantung cuaca, reli ini mungkin tidak akan mudah.”

Reli Portugal sendiri dikenal sebagai salah satu event gravel paling teknis dalam kalender WRC modern. Kombinasi suhu tinggi, permukaan abrasif, dan lintasan sempit membuat manajemen ban serta kontrol degradasi menjadi faktor utama dalam perebutan kemenangan akhir pekan ini.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU