SPONSORED

MotoGP Masih Ingin ke Qatar, Keputusan Jadwal Segera

Notifikasi
0
MotoGP Masih Ingin ke Qatar, Keputusan Jadwal Segera
TO NEWS OVERVIEW
MotoGP still plans to go to Qatar this year despite the Iran conflict © Gold and Goose

CEO MotoGP Carmelo Ezpeleta menegaskan bahwa MotoGP masih berkeinginan untuk menggelar balapan di Qatar pada November mendatang, meskipun konflik di Timur Tengah kembali memanas. Pernyataan ini disampaikan di tengah ketidakpastian yang menyelimuti kalender musim 2026.

Konflik antara AS dan Iran yang dimulai pada Februari lalu telah menyebabkan gangguan besar pada jadwal motorsport. MotoGP awalnya dijadwalkan menggelar Grand Prix Qatar pada April, namun ditunda ke akhir pekan 6-8 November karena konflik tersebut. Dua putaran terakhir juga dimundurkan untuk mengakomodasi tanggal baru ini. Namun, bayang-bayang ketidakpastian terus menghantui balapan di Sirkuit Lusail tersebut.

Beberapa seri motorsport lain telah mengambil langkah tegas. FIA World Endurance Championship (WEC) yang seharusnya menggelar final di Bahrain pada akhir pekan yang sama dengan MotoGP Qatar terpaksa memindahkan dua putaran terakhirnya ke Eropa. Sementara itu, Formula 1 memindahkan Grand Prix Bahrain ke Malaysia pada 2-4 Oktober. Bahkan, WRC juga membatalkan finalnya di Arab Saudi yang seharusnya berlangsung sepekan setelah MotoGP Qatar.

Jack Miller Demands Drastic Changes After Austrian MotoGP Sprint
Read AlsoJack Miller Demands Drastic Changes After Austrian MotoGP Sprint

Meski demikian, Carmelo Ezpeleta dalam wawancaranya dengan DAZN di Grand Prix Austria pada Sabtu lalu menyatakan bahwa niatannya masih tetap pergi ke Qatar. "Saya pikir begitu, saat ini idenya adalah pergi," ujarnya ketika ditanya apakah MotoGP akan ke Qatar. "Kami terus berkomunikasi dengan Qatar; pihak berwenang mengatakan mereka bersedia menyelenggarakannya. Dan jika tidak ada perubahan radikal, idenya adalah kami akan pergi."

ADVERTISEMENT

Menarik untuk dicatat bahwa Grand Prix Austria akhir pekan ini disponsori oleh Qatar Airways, yang mungkin juga menjadi alasan tertundanya pengumuman resmi. Namun, dengan delapan putaran tersisa dan Jorge Martin memimpin klasemen dengan selisih hanya tiga poin, tim-tim membutuhkan kepastian segera untuk memahami berapa banyak balapan yang akan mereka jalani.

Beberapa pekan lalu, muncul laporan bahwa Qatar tidak akan digantikan jika dibatalkan, yang berarti 37 poin hilang dari perebutan gelar. Hal ini juga dapat berdampak pada kategori lain, dengan pemimpin klasemen Moto3, Max Quilles, menghadapi kemungkinan gelar dunianya ditentukan melalui siaran pers.

Situasi yang tidak menentu di Timur Tengah juga menunda perilisan kalender MotoGP 2027. Meskipun demikian, Ezpeleta menambahkan, "Ya, saya benar-benar berpikir kami akan menerbitkan jadwal 2027 segera, mungkin minggu depan atau setelahnya."

ADVERTISEMENT

Keputusan akhir mengenai Qatar diperkirakan akan segera diambil, dan semua mata akan tertuju pada langkah selanjutnya dari MotoGP. Sementara itu, para penggemar dapat terus mengikuti perkembangan melalui MotoGP.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

Sprint Race MotoGP Austria 2026

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU