SPONSORED

McLaren Tak Akan Matikan Pengembangan Mobil F1 2026 Demi 2027

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
McLaren Tak Akan Matikan Pengembangan Mobil F1 2026 Demi 2027 TO NEWS OVERVIEW
McLaren Tak Akan Matikan Pengembangan Mobil F1 2026 Demi 2027

McLaren menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang mengingatkan pada kesuksesan dua musim terakhir. Setelah memulai musim F1 2026 dengan tertatih, tim asal Woking itu mulai menemukan ritme terbaiknya.

Paket upgrade terbaru di Hungaria, yang mencakup lantai revisi dan sayap depan generasi terbaru, menjadi langkah maju signifikan setelah pembaruan di Miami dan Montreal. Hasilnya, Lando Norris berhasil merebut kemenangan perdana musim ini, sekaligus menjadi bukti bahwa mobil MCL68 semakin kompetitif.

Meski performa balapan belum teruji di berbagai sirkuit dan kondisi cuaca, kebangkitan ini mungkin datang terlalu lambat untuk mempertahankan gelar juara. McLaren masih tertinggal 159 poin dari pemimpin klasemen, Mercedes, sementara Norris berada di posisi kelima klasemen pembalap dan Oscar Piastri di ketujuh.

Sergio Perez Fires Back at 'Overdelivering' Claims in Cadillac F1 2026
Read AlsoSergio Perez Fires Back at 'Overdelivering' Claims in Cadillac F1 2026

Neil Houldey, direktur teknis McLaren untuk engineering, menjelaskan bahwa start lambat musim ini disebabkan oleh pertarungan gelar yang ketat melawan Max Verstappen di akhir musim lalu, serta koreksi arah dalam pengembangan mobil 2026. "Kami mengembangkan mobil hingga akhir tahun sambil mengerjakan proyek 2026. Hasilnya, kami sedikit tertinggal di awal musim," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Berbeda dengan tim lain yang lebih cepat beralih fokus ke musim depan, McLaren justru berencana terus membawa upgrade hingga akhir musim. Houldey menegaskan bahwa pembelajaran dari pengembangan mobil 2026 akan sangat relevan untuk mobil 2027, meskipun desainnya akan berubah signifikan, termasuk wheelbase lebih panjang dan tata letak suspensi baru.

"Kami tidak akan berhenti mengembangkan mobil 2026. Semua yang kami pelajari tahun ini akan terbawa ke tahun depan," kata Houldey. Ia menambahkan bahwa menguji performa di lintasan adalah cara terbaik untuk memahami apa yang berhasil, dibandingkan hanya mengandalkan simulasi teoretis.

McLaren juga menjadi tim ketiga yang mencoba sayap belakang terbalik, sebuah inovasi yang pertama kali terlihat pada Ferrari di uji coba musim dingin. Houldey mengakui timnya sedikit kecewa karena tidak menemukan peluang tersebut lebih awal, tetapi ia menilai regulasi 2026 memberi lebih banyak kebebasan daripada yang diperkirakan.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU