SPONSORED

Max Verstappen Ungkap Keyakinannya pada Bakat Belgia Dries van Langendonck

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Max Verstappen Ungkap Keyakinannya pada Bakat Belgia Dries van Langendonck TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Max Verstappen angkat bicara soal keputusannya merekrut pembalap muda Belgia, Dries van Langendonck, ke dalam naungan Verstappen Racing bulan lalu. Dalam wawancara eksklusif bersama RacingNews365, juara dunia empat kali F1 itu membeberkan alasan di balik keyakinannya pada talenta yang disebut-sebut bakal menjadi bintang masa depan Formula 1.

Van Langendonck, yang baru berusia 15 tahun, memang tengah menjadi sorotan. Saat ini ia berlaga di British Formula 4 bersama Rodin Motorsport dan juga tercatat sebagai anggota McLaren Driver Development Programme. Dua jalur tersebut menjadi bukti betapa tingginya penilaian paddock terhadap remaja asal Belgia itu, yang diyakini memiliki potensi besar untuk menembus F1.

Menariknya, van Langendonck baru beralih dari karting ke single-seater pada 2025, namun langsung menunjukkan performa impresif. Ia sukses menjuarai Formula Winter Series awal tahun ini dan kini memimpin klasemen British F4 dengan empat kemenangan dari 18 balapan. Langkah naik kelas pada 2027 memang belum dikonfirmasi, tapi sepertinya hanya soal waktu bagi pembalap yang tampil meyakinkan di level F4 ini.

Max Verstappen Reveals Belief in Rising Belgian Star Dries van Langendonck
Read AlsoMax Verstappen Reveals Belief in Rising Belgian Star Dries van Langendonck

Verstappen melihat potensi besar dalam diri van Langendonck dan antusias bekerja sama dengan McLaren untuk mengarahkannya ke jalur yang tepat menuju F1. "Pada akhirnya, jika saya melihat potensi nyata dalam diri seseorang—karena mimpi mereka adalah F1—maka jika saya benar-benar merasa dia bisa mewujudkannya, saya akan mendukungnya," ujar Verstappen. "Itulah yang saya rasakan dengan Dries. Bukan karena kami berbicara bahasa yang sama, tapi karena apa yang dia lakukan sejak usia muda. Anda bisa melihat kecepatan alaminya, selalu ada di sana. Mungkin dia tidak perlu berusaha keras untuk sampai ke sana. Itulah bakat."

ADVERTISEMENT

Verstappen menambahkan bahwa bakat saja tidak selalu mengalahkan kerja keras, sehingga ia berusaha mencari kompromi antara talenta dan pendampingan. "Talent tidak selalu mengalahkan kerja keras, jadi kami mencoba menemukan keseimbangan antara menjadi sangat berbakat dan membantunya dengan segala hal yang menyertainya. Tentu, sejauh ini dia sudah mendapat dukungan baik dari orang tuanya. Sekarang langkah berikutnya, bersama program McLaren, memastikan dia bisa mencapai F1 dengan membuat keputusan yang tepat," jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya persiapan untuk setiap seri baru yang dihadapi van Langendonck. "Kami memastikan setiap peluang ada di depannya. Terserah dia untuk mengambilnya," tegas Verstappen. Meski begitu, Verstappen sadar akan risiko membebani pembalap muda. Ia enggan memberikan tekanan berlebihan pada van Langendonck yang masih 15 tahun. "Saya tidak ingin memberi terlalu banyak tekanan padanya. Dia masih 15 tahun, dan langkah demi langkah, semoga kami bisa menyiapkannya untuk itu," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU