Max Verstappen Soroti Ban Pirelli Sensitif di Bahrain 2026

Max Verstappen Soroti Ban Pirelli Sensitif di Bahrain 2026
© Red Bull Content Pool

F1, Sportrik Media - Max Verstappen menyoroti karakter ban Pirelli yang disebutnya “super sensitif” usai menjalani hari penuh pengujian bersama Red Bull dalam tes pramusim F1 2026 di Bahrain. Juara dunia empat kali itu menyelesaikan 139 lap tanpa gangguan, menjadi salah satu program paling produktif pada hari kedua.

Verstappen menjalani delapan jam sesi penuh dan memaksimalkan waktu lintasan untuk fokus pada performa long run. Dalam konteks regulasi 2026 yang menuntut keseimbangan baru antara distribusi energi hybrid dan beban aerodinamika aktif, stabilitas temperatur dan degradasi ban menjadi variabel krusial dalam menentukan konsistensi kecepatan balapan.

“Sebagai tim, hari ini bagus untuk fokus pada performa jarak panjang,” ujar Verstappen.

Max Verstappen Calls Pirelli F1 2026 Tyres “Super Sensitive”
Read AlsoMax Verstappen Calls Pirelli F1 2026 Tyres “Super Sensitive”

“Kami melakukan beberapa penyesuaian set-up yang memberi arah positif untuk analisis semalam. Mendapatkan satu hari penuh sangat penting. Ban sangat sensitif, jadi masih banyak analisis yang harus dilakukan.”

Komentar tersebut menggarisbawahi kompleksitas adaptasi terhadap konstruksi dan karakteristik ban terbaru yang digunakan dalam paket 2026. Dengan mobil yang mengalami perubahan signifikan pada distribusi downforce akibat sistem aero aktif, tekanan lateral dan longitudinal pada ban menjadi lebih fluktuatif, meningkatkan sensitivitas terhadap suhu kerja dan tekanan internal.

Red Bull memprioritaskan akumulasi jarak tempuh sebagai fondasi evaluasi korelasi data sebelum musim dimulai. Verstappen akan kembali ke kokpit pada hari terakhir tes dan berbagi tugas dengan rekan setimnya, Isack Hadjar. Pembagian waktu lintasan tersebut bertujuan memaksimalkan data dari dua gaya mengemudi berbeda untuk menyempurnakan pengaturan dasar RB22.

ADVERTISEMENT

“Pada hari Jumat kami ingin mencatat sebanyak mungkin lap di antara kami. Masih banyak yang harus dipahami, jadi kami berharap bisa mengumpulkan data sebanyak mungkin sebelum Melbourne,” tambahnya.

Fokus Red Bull pada kuantitas lap mencerminkan pendekatan sistematis dalam mengidentifikasi korelasi antara simulasi dan kondisi nyata lintasan. Dengan margin performa yang diperkirakan ketat pada awal musim, pemahaman detail terhadap perilaku ban Pirelli berpotensi menjadi faktor pembeda dalam strategi pit stop dan manajemen degradasi saat balapan pembuka di Australia.

Menjelang akhir pengujian Bahrain, stabilitas performa jangka panjang dan respons terhadap perubahan temperatur lintasan menjadi indikator utama kesiapan tim. Bagi Verstappen dan Red Bull, konsistensi pada long run serta kejelasan arah set-up akan menentukan kesiapan menghadapi tantangan kompetitif di seri pembuka musim 2026.

Discussion (1)

Latest Comments

Avatar

Andrian • 5 hours ago

Max Verstappen sangat paham dengan kondisi F1 sekarang, regulasi FIA terburuk

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU