Advertisement Sportrik
15s

Max Verstappen Bahrain F1 2026 Desak Hapus Baterai

Notifikasi
Max Verstappen Bahrain F1 2026 Desak Hapus Baterai
Max Verstappen © Red Bull Content Pool

MotoGP, Sportrik Media - Max Verstappen bersama Oracle Red Bull Racing kembali mengkritik arah regulasi Formula 1 2026 di Bahrain 2026. Juara dunia tersebut mendesak FIA untuk “menghapus” dominasi sistem baterai dan memastikan identitas Formula 1 tidak mendekati konsep Formula E.

Regulasi 2026 menetapkan pembagian tenaga 50-50 antara mesin pembakaran internal dan tenaga listrik, dengan output sistem elektrik meningkat menjadi 350kW dari 120kW pada 2025. Dalam pengujian pramusim, sejumlah pebalap terlihat melakukan lift-and-coast di lintasan lurus untuk mengelola energi dan mencegah sistem kembali ke mode ICE murni saat baterai habis. Verstappen menyebut pendekatan tersebut sebagai “anti-racing” dan sebelumnya menggambarkannya sebagai “Formula E on steroids”.

“Saya tidak ingin kami dekat dengan Formula E. Saya ingin kami tetap menjadi Formula 1, jadi jangan menambah baterai, justru hilangkan itu dan fokus pada mesin yang bagus. Biarkan Formula E menjadi Formula E.”

Oscar Piastri Raises F1 2026 Safety Concerns in Japan
Read AlsoOscar Piastri Raises F1 2026 Safety Concerns in Japan

Formula E sendiri akan memperkenalkan mobil Gen4 musim depan dengan tenaga puncak 450kW dan hingga 600kW dalam mode serangan. Namun, Verstappen menilai kedua kejuaraan harus mempertahankan identitas teknis yang berbeda. Menurutnya, konvergensi filosofi energi berpotensi mengaburkan karakteristik khas F1 yang selama ini berfokus pada performa mesin dan efisiensi aerodinamika.

ADVERTISEMENT

Ketika ditanya apakah ada respons negatif dari pihak F1 atau federasi atas komentarnya, Verstappen menegaskan bahwa pernyataannya merupakan bentuk kebebasan berpendapat. Ia menyatakan hanya menjawab pertanyaan media secara jujur tanpa mempertimbangkan implikasi politik atau komersial.

“Saya hanya membagikan opini saya. Kita hidup di dunia bebas dengan kebebasan berbicara, dan itulah yang saya rasakan. Tidak semua orang harus setuju, tetapi saya berhak menyampaikannya.”

Pernyataan tersebut muncul di tengah fase evaluasi awal regulasi baru menjelang musim 2026. Dengan keseimbangan antara elektrifikasi dan identitas tradisional menjadi perdebatan utama, arah teknis F1 akan terus menjadi sorotan menjelang seri pembuka dan fase implementasi penuh regulasi generasi berikutnya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU