Jorge Martin meraih kemenangan dramatis dalam sprint MotoGP Austria 2026 di Red Bull Ring setelah Pedro Acosta terjatuh saat memimpin balapan tiga lap menjelang finis. Pembalap Aprilia itu kembali mengambil alih puncak klasemen dengan keunggulan tiga poin atas rival terdekatnya.
Acosta tampaknya akan memberikan kemenangan di kandang KTM setelah memanfaatkan pertarungan awal antara Martin dan Marc Marquez untuk merebut pimpinan balapan pada lap pertama. Namun, kesalahan tak terduga di Tikungan 2 pada lap 12 dari 14 membuat harapan itu sirna. Martin, yang sempat terpuruk ke posisi kedelapan di akhir lap pembuka, menyambar kemenangan tak terduga.

Balapan dimulai dengan Martin melesat dari pole position, tetapi terlalu dalam ke Tikungan 1 sehingga membuka peluang bagi Marquez. Keduanya bersenggolan di Tikungan 2, Marquez merebut pimpinan sementara Martin terlempar ke belakang. Acosta, yang juga diuntungkan insiden tersebut, langsung menempel ketat. Di Tikungan 3, Marquez melebar dan Acosta menyusup ke dalam untuk memimpin.

Setelah memimpin, Acosta langsung membangun keunggulan satu detik dalam tiga lap. Sementara itu, Martin bangkit dan mulai menyalip rival satu per satu. Pada lap 7, ia melewati rekan setimnya, Marco Bezzecchi, untuk masuk posisi podium. Lap berikutnya, ia memaksa Marquez melebar dan kembali ke posisi kedua. Meski Acosta sempat unggul 2,5 detik, Martin terus menekan.
Kesalahan Acosta di Tikungan 2 mengubah segalanya. Martin mewarisi kepemimpinan dan melesat mulus ke garis finis, unggul satu detik atas Marquez. Kemenangan ini mengembalikan Martin ke puncak klasemen dengan keunggulan tiga poin, sementara Marquez harus puas finis kedua. Bezzecchi melengkapi podium di posisi ketiga dengan Aprilia pabrikan lainnya.
Ai Ogura, yang kembali setelah absen dua balapan, finis keempat dengan Trackhouse Aprilia, di depan Alex Marquez dari Gresini Ducati. Francesco Bagnaia mencetak poin pertamanya sejak jeda musim panas dengan finis keenam, diikuti Johann Zarco, Fermin Aldeguer, dan Fabio di Giannantonio. Tidak ada pembalap Yamaha yang masuk 10 besar, dengan Fabio Quartararo hanya finis ke-12.
Hanya dua pembalap yang gagal finis: Franco Morbidelli dari VR46 dan Acosta. Acosta sempat bangkit setelah crash, tetapi motornya yang rusak memaksanya masuk pit. Kegagalan ini menjadi pukulan berat bagi KTM di hadapan pendukung sendiri, sekaligus menegaskan betapa tipisnya batas antara kemenangan dan kekalahan di MotoGP.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!