Marc Marquez tidak menampik bahwa dirinya layak disebut sebagai favorit untuk merebut kemenangan di Grand Prix Aragon akhir pekan ini. Pembalap Ducati itu percaya dirinya punya potensi untuk mengalahkan rival-rivalnya dari Aprilia, yang kini memimpin klasemen MotoGP.
Sepanjang musim ini, Marc Marquez kerap meremehkan peluangnya. Di Hungaria, ia mengaku tak punya kans naik podium, tapi justru menyapu bersih kualifikasi, sprint, dan balapan utama. Pada Juli lalu, ia juga bilang akan sulit menambah kemenangan di Jerman, tapi akhirnya menang tanpa perlawanan berarti.
Namun, setelah Aprilia tampil dominan di Silverstone dan menjauh di kejuaraan, pembalap pabrikan Ducati itu sadar ia harus segera membalas. Ditanya apakah ia bisa menargetkan kemenangan kedelapan di Sirkuit MotorLand Aragon yang berlawanan arah jarum jam, juara dunia bertahan itu menjawab dengan nada percaya diri.

“Jelas, ini trek yang cocok dengan gaya balap saya. Saya tampil baik di sini beberapa tahun terakhir. Jika kami ingin bertarung memperebutkan gelar, kami harus finis di depan para pembalap Aprilia itu. Jadi, kami akan mencoba,” ujarnya.
Aprilia memang membuat lompatan besar musim ini dengan memenangkan tujuh dari 12 grand prix pertama. Meski begitu, Marquez yakin motornya mampu bersaing untuk meraih kemenangan pada hari Minggu. “Jelas Aprilia menemukan sesuatu tahun ini, karena empat pembalap Aprilia sangat cepat di setiap sirkuit, terutama trek dengan tikungan cepat seperti Assen dan Silverstone. Di sini, ada kombinasi tikungan. Saya merasa nyaman dengan motor saya, dan saya tahu jika saya mengeluarkan potensi maksimal, saya bisa bertarung untuk menang,” jelasnya.
Marquez memang hampir tak terkalahkan di sirkuit yang berlawanan arah jarum jam seperti Balaton Park, Sachsenring, dan Aragon. Dengan keterbatasan fisiknya yang masih terasa, ia semakin mengandalkan trek favoritnya untuk menjaga peluang gelar. Meski yakin, ia mengakui performanya bisa naik-turun tergantung karakter sirkuit.
“Tekanan ada untuk semua orang, tapi tidak lebih dari sebelumnya. Memang benar tahun lalu saya berkendara dengan lebih santai. Tahun ini, bahkan di Silverstone, saat saya tampil 100% pada Jumat dan Sabtu, saya hanya berada di posisi kelima atau keempat. Jadi jika ada masalah, saya harus menurunkan kecepatan. Tapi di sini, seharusnya lebih baik untuk lengan kanan karena tikungan kiri, ditambah dengan titik kuat saya,” pungkasnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!