Paraguay kembali menyajikan drama di hari Minggu yang panas. Jon Armstrong nyaris dipastikan gagal finis di Rally del Paraguay setelah menghantam tepian jalan dan merusak sudut kiri-belakang Ford Puma Rally1 miliknya. Rekan setimnya di M-Sport, Josh McErlean, juga harus berjuang keras menghadapi masalah teknis di sepanjang stage terakhir.
Insiden terjadi di SS20, Artigas Oeste. Armstrong kehilangan grip dan keluar lintasan, lalu menghantam gundukan yang membuat suspensi belakang kirinya miring 45 derajat. Meski berhasil menyentuh garis finis, roda mobilnya terseret dan ia kini berusaha memperbaiki kerusakan di jalan penghubung. Posisi ketujuhnya di klasemen umum pun terancam.
"Grip-nya jauh lebih rendah dari perkiraan saya," ujar Armstrong. "Kami melebar dan menyentuh tepian dengan bagian belakang."

Sementara itu, McErlean yang duduk di posisi enam juga tidak tenang. Mekanisme perpindahan gigi mobilnya patah satu kilometer setelah stage kedua dimulai. Ia terpaksa menjangkau lantai mobil dan mendorong batang selector secara horizontal, alih-alih menggunakan tuas vertikal seperti biasa. Perbaikan darurat dengan kunci pas 10 mm berhasil menyambungkan kembali selector untuk SS20, tapi lampu peringatan lain bermunculan di dashboard, termasuk indikator "FP low" yang mengindikasikan potensi masalah tekanan bahan bakar.
Untungnya, jarak aman McErlean ke Diego Dominguez di posisi delapan mencapai tiga menit. Jika ia bisa melaju pelan di dua stage terakhir, posisinya kemungkinan besar aman. Namun, drama di kubu M-Sport ini jelas menjadi sorotan.
Di sisi lain, Adrien Fourmaux terus menekan. Ia merebut posisi ketiga dari Elfyn Evans di stage pembuka dan melebarkan jarak menjadi 3,8 detik setelah SS20. Evans sendiri mengaku kesulitan menemukan ritme terbaiknya. "Saya tidak bisa menemukan ritme yang sama seperti di awal pekan," katanya. "Kami juga tidak mengemudi dengan maksimal saat ini."
Pimpinan reli, Sami Pajari, kini unggul 26,1 detik atas Hayden Paddon di posisi kedua. Paddon mengaku tidak memaksakan diri dan fokus mengamankan posisinya. "Saya hanya mencoba mengelola jarak dengan Adrien dan Elfyn di belakang," ujarnya. "Kami tidak berusaha mengejar mereka, hanya mengontrol dan memberi tekanan pada Sami."
Di posisi lima, Oliver Solberg punya keunggulan lebih dari satu menit atas McErlean dan mencatat waktu tercepat kedua di klasemen hari Minggu, hanya 2,2 detik dari rekan setimnya di Toyota, Sebastien Ogier.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!