Luca Marini menanggung beban berat sendirian di garasi tim pabrikan Honda pada akhir pekan balap MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, menyusul badai cedera dan masalah kesehatan yang melanda rekan setimnya. Reputasi konsistensi yang dibangun Marini sejak naik ke kelas utama pada 2021 kini diuji secara maksimal, mengingat ia hanya melewatkan lima balapan sepanjang kariernya di kelas premier.
Situasi pelik ini terjadi lantaran Joan Mir harus kembali absen akibat terus berjuang melawan masalah kesehatan dan kondisi fisik yang tidak memungkinkan. Juara Dunia MotoGP 2020 tersebut sebelumnya sempat digantikan oleh Aleix Espargaro di GP Indonesia, namun sang pembalap penguji tidak mampu menyelesaikan seluruh rangkaian akhir pekan balapan dan kini harus mundur dari seri Australia akibat sindrom kompartemen (chronic exertional compartment syndrome) yang mengharuskannya menjalani operasi di Barcelona dalam waktu dekat.
Krisis pebalap penguji Honda semakin pelik karena opsi pengganti lainnya tidak tersedia untuk akhir pekan ini. Somkiat Chantra yang sempat turun menggantikan Mir pada balapan sebelumnya di Jepang, kini harus fokus menjalani pengujian untuk proyek WorldSBK Honda di Sirkuit Jerez. Sementara itu, Takaaki Nakagami yang sempat tampil sebagai pebalap wildcard di Austria dan Motegi justru mengalami cedera patah tulang selangka akibat kecelakaan di Jepang.

Bagi Marini, akhir pekan di Phillip Island ini menjadi penanda dimulainya lima seri terakhir bersama skuad pabrikan Honda sebelum ia resmi hijrah ke Tech3 KTM untuk musim 2027 mendatang. Tantangan besar menanti di atas RC213V, namun pembalap asal Italia tersebut tetap menunjukkan optimisme tinggi menyambut karakteristik unik lintasan tepi laut Australia yang selalu menjadi favorit para rider di kalender balap.
"Kembali bekerja setelah istirahat singkat saat kami bersiap untuk tiga balapan berturut-turut," ujar Luca Marini jelang rangkaian GP Australia yang akan dilanjutkan dengan seri Malaysia dan Qatar. "Phillip Island adalah sirkuit yang dicintai oleh setiap pebalap, meluncur menuruni lintasan lurus dengan pemandangan laut di depan Anda adalah sesuatu yang sangat unik dan tentu saja tata letaknya tidak ada duanya di kalender."
Menghadapi sisa musim yang semakin menipis, fokus utama peraih podium kelas premier ini adalah memaksimalkan potensi motor serta mendulang poin sebanyak mungkin bagi tim. "Tujuannya adalah menikmati akhir pekan ini dan mengumpulkan poin sebanyak mungkin, saya tahu tim telah bekerja bahkan selama minggu ini di antara balapan untuk mencoba meningkatkan performa kami. Lima balapan tersisa, lima kesempatan untuk menunjukkan semua yang telah kita capai bersama selama beberapa tahun terakhir," pungkasnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!