SPONSORED

Lewis Hamilton Ungkap Target Mengejutkan Bertahan di F1 Hingga 2030

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Lewis Hamilton Ungkap Target Mengejutkan Bertahan di F1 Hingga 2030
TO NEWS OVERVIEW
Lewis Hamilton took his first F1 win in nearly two years, and his first for Ferrari, in Barcelona

Juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton secara terbuka menegaskan tekadnya untuk terus membalap di ajang Formula 1 hingga usia 45 tahun, dengan target khusus tampil pada Grand Prix Afrika Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2030 mendatang. Di usianya yang kini menginjak 41 tahun, pembalap asal Inggris tersebut tetap mampu menunjukkan performa kompetitif di lintasan, termasuk meraih podium dan mengakhiri puasa kemenangan dalam balapan di Barcelona awal musim ini.

Spekulasi mengenai masa depan sang bintang kerap mencuat seiring bertambahnya usia, terutama dengan kehadiran para pembalap muda berbakat seperti Oliver Bearman yang siap merebut kursi di grid utama. Meski demikian, pebalap senior ini terus mematahkan berbagai keraguan terkait penurunan fisik, seraya menegaskan bahwa refleks dan ketajaman mentalnya masih mampu bersaing dengan generasi pebalap yang jauh lebih muda.

Menanggapi berbagai pandangan miring mengenai faktor usia, Hamilton dengan tegas menepis anggapan bahwa kemampuan refleks seorang atlet pasti merosot seiring bertambahnya tahun. Berbicara kepada media termasuk Motorsport Week menjelang akhir pekan balapan, ia mempertanyakan stigma tersebut berdasarkan data reaksi nyata di lintasan.

Sepang Asphalt Destruction Sparks Rider Fury Ahead of 2026 Malaysian GP
Read AlsoSepang Asphalt Destruction Sparks Rider Fury Ahead of 2026 Malaysian GP

"Pertama-tama, Anda belum pernah melihat orang seperti saya di sektor ini sebelumnya, jadi saya merasa berbeda," ujar Hamilton kepada media, termasuk Motorsport Week. "Tentu saja ada tantangan di depan yang tidak dapat saya perkirakan yang datang seiring bertambahnya usia, tetapi sepanjang perjalanan ini, ada begitu banyak gagasan yang telah terbentuk sebelumnya tentang fakta bahwa waktu reaksi Anda menurun."

ADVERTISEMENT

Ia bahkan menantang para pengkritik dengan merujuk pada aksi penyelamatan sepersekian detik di balapan sebelumnya. "Apakah Anda melihat reaksi saya pada balapan terakhir? Tentu saja. Reaksi saya lebih cepat daripada beberapa orang termuda di sini, jadi ada banyak alat yang dapat Anda gunakan untuk terus menjaga diri Anda, pikiran Anda tetap tajam. Saya rasa selama Anda bersedia mengorbankan segalanya, yang terus Anda lakukan, saya lakukan sekarang," imbuhnya.

Kendati memiliki ambisi besar untuk membalap hingga dekade berikutnya, Hamilton sadar betul bahwa tolok utama kariernya adalah performa di atas lintasan. Ia tidak ingin memaksakan diri jika kecepatan dan refleksnya mulai benar-benar menurun drastis seperti yang dikhawatirkan banyak pihak pada musim lalu.

"Saya tidak dapat mengatakan dalam empat tahun apakah saya akan terus melakukan apa yang saya lakukan, tetapi saya menyukai apa yang saya lakukan. Masih sekarang, saya masih totalitas, dan saya akan melakukannya untuk masa depan yang dapat diperkirakan. Apakah saya dapat bersaing pada usia 44 tahun dengan anak berusia 20 tahun, siapa yang tahu, tetapi pada usia 41 tahun, saya dapat bersaing dengan anak berusia 20 tahun," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Dengan mengacu pada sosok Fernando Alonso yang masih tampil kompetitif di usia 45 tahun, peluang bagi Hamilton untuk terus memecahkan batasan usia di F1 terbuka sangat lebar. Ia bertekad untuk terus membuktikan kapasitasnya selama performa dan kecepatan kompetitifnya masih berada di level tertinggi.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU