SPONSORED

Lewis Hamilton Bingung Mercedes Unggul Besar di Lintasan Lurus

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Lewis Hamilton Bingung Mercedes Unggul Besar di Lintasan Lurus TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Lewis Hamilton mengaku bingung melihat keunggulan signifikan power unit Mercedes atas Ferrari pada Formula 1 GP Austria 2026, terutama di ujung lintasan lurus Red Bull Ring.

Hamilton sempat berada di belakang George Russell pada stint pertama, tetapi perlahan kehilangan kontak sebelum akhirnya finis kelima dengan strategi tiga pit stop. Ferrari memang membawa power unit yang telah diperbarui di Austria, namun peningkatan tersebut belum cukup untuk mengatasi defisit top-end speed SF-26.

Menurut Hamilton, karakter kehilangan performa Ferrari terlihat jelas ketika mobil mendekati akhir lintasan lurus. Ia merasa Mercedes masih mampu mempertahankan akselerasi lebih lama, sementara Ferrari mulai kehilangan dorongan.

2026 British Grand Prix Schedule: Full Local Time
Read Also2026 British Grand Prix Schedule: Full Local Time

"Untuk beberapa alasan, di akhir lintasan lurus mobil kami mulai melemah, sementara Mercedes terus melaju. Mercedes jelas memiliki power unit terbaik dan saya tidak tahu bagaimana hasil ADUO bisa keluar sebaliknya," ujar Hamilton.

ADVERTISEMENT

ADUO merupakan proses evaluasi FIA yang hanya berfokus pada performa Internal Combustion Engine. Namun, Hamilton mempertanyakan hasil sementara yang menempatkan Mercedes bukan sebagai pabrikan dengan mesin terkuat, terutama setelah melihat performa mobil bermesin Mercedes di Austria.

"Mereka memiliki tenaga besar di akhir lintasan lurus, jauh lebih besar daripada siapa pun di Austria. Jadi saya tidak tahu dari mana itu berasal. Apakah dari baterai, ICE, atau turbo yang lebih kecil?" lanjutnya.

Komentar Hamilton mempertegas tantangan teknis Ferrari setelah akhir pekan sulit di Austria. Meski start dari posisi kedua dan ketiga, Scuderia gagal mempertahankan tekanan kepada Mercedes karena kombinasi degradasi ban, strategi agresif, dan kekurangan kecepatan di lintasan lurus.

ADVERTISEMENT

Dengan GP Inggris di Silverstone menjadi putaran berikutnya, Ferrari harus memahami sumber defisit tersebut secara cepat. Karakter Silverstone yang juga menuntut efisiensi tenaga dan stabilitas kecepatan tinggi dapat kembali memperbesar jarak jika SF-26 belum mampu mengimbangi kekuatan Mercedes di fase akhir lintasan lurus.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU