SPONSORED

Lawson Bongkar Krisis Racing Bulls di Miami

Notifikasi
Jean Martin
Jean Martin
0
Lawson Bongkar Krisis Racing Bulls di Miami TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Liam Lawson mengungkap Racing Bulls mengalami masalah performa serius sepanjang Grand Prix Miami 2026 setelah paket mobil mereka gagal bekerja kompetitif sejak awal akhir pekan.

Pembalap Selandia Baru itu memulai balapan dari posisi ke-11 dengan harapan besar untuk masuk zona poin. Namun balapan Lawson berubah kacau sejak lap pembuka ketika dirinya terlibat duel dengan Max Verstappen.

Dalam insiden tersebut, Lawson dipaksa keluar lintasan oleh Verstappen sebelum akhirnya diminta mengembalikan posisi. Situasi itu semakin memperlihatkan kesulitan Racing Bulls menjaga stabilitas mobil di fase awal balapan.

Verstappen Destroys GT500 Rival at Fuji
Read AlsoVerstappen Destroys GT500 Rival at Fuji

“Saya hanya mencoba bertahan hidup pada lap pertama,” ujar Lawson.

ADVERTISEMENT

Dari sisi teknis, Lawson menjelaskan Racing Bulls mengalami masalah balance serius sejak awal grand prix. Menurutnya, mobil terus kehilangan kestabilan sehingga tim harus terus melakukan penyesuaian setup selama balapan untuk mencoba mengejar performa ideal.

Namun upaya tersebut gagal memberikan perubahan signifikan. Lawson merasa Racing Bulls secara keseluruhan memang tidak memiliki kecepatan cukup kompetitif dibanding rival papan tengah lainnya sepanjang akhir pekan Miami.

Masalah semakin besar pada lap keenam ketika gearbox mobil Lawson mengalami kegagalan saat Pierre Gasly sedang mencoba menyalip di Tikungan 17.

ADVERTISEMENT

Kegagalan mekanis tersebut membuat mobil Lawson kehilangan kendali sebelum menghantam Alpine milik Gasly. Mobil Gasly bahkan sempat terangkat dan berhenti miring di area pembatas TecPro, meski kedua pembalap akhirnya selamat tanpa cedera serius.

“Kami mencoba mengejar balance mobil, tetapi itu tidak cukup,” jelas Lawson.

Miami menjadi salah satu akhir pekan paling sulit bagi Racing Bulls musim ini karena tim gagal menunjukkan pace kompetitif baik pada qualifying maupun race trim. Hal itu menjadi kontras dengan beberapa putaran awal ketika Racing Bulls sempat terlihat cukup solid di midfield.

ADVERTISEMENT

Lawson mengakui tim kini harus segera mengevaluasi sejumlah area utama, terutama keseimbangan aerodinamika dan stabilitas mekanis mobil pada kondisi grip rendah seperti Miami.

Meski demikian, Lawson menyebut Racing Bulls masih memiliki harapan karena sejumlah paket pengembangan baru dijadwalkan hadir sepanjang musim 2026. Tantangan utamanya adalah memastikan laju pengembangan mereka mampu mengimbangi rival lain yang juga terus melakukan upgrade agresif.

“Kami harus membuat langkah yang lebih besar dibanding tim lain,” kata Lawson.

ADVERTISEMENT

Dengan Racing Bulls mulai kehilangan momentum di papan tengah dan masalah teknis kembali muncul di Miami, beberapa balapan berikutnya kini menjadi fase penting dalam menentukan apakah tim satelit Red Bull tersebut mampu kembali kompetitif atau justru semakin tertinggal dalam persaingan Formula 1 2026.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU