SPONSORED

Kritik Pedas Pembalap MotoGP 2026: Permukaan Sirkuit Sepang Mirip Trek Motocross

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Kritik Pedas Pembalap MotoGP 2026: Permukaan Sirkuit Sepang Mirip Trek Motocross
TO NEWS OVERVIEW
Kritik Pedas Pembalap MotoGP 2026: Permukaan Sirkuit Sepang Mirip Trek Motocross

Para pembalap kelas utama MotoGP melayangkan kritik keras terhadap kondisi permukaan aspal yang mengalami kerusakan parah di Sirkuit Internasional Sepang menjelang gelaran Grand Prix Malaysia. Penundaan proyek pengaspalan ulang yang seharusnya dijadwalkan tahun ini membuat para rider harus berjibaku dengan lintasan yang mulai hancur dan melepas banyak serpihan batu kecil selama sesi latihan bebas hari Jumat.

Kondisi lintasan yang semakin memprihatinkan ini langsung dirasakan oleh Luca Marini dari tim Honda. Pembalap asal Italia tersebut secara terbuka mengungkapkan bahwa hampir seluruh bagian sirkuit berada dalam kondisi buruk dan mengancam keselamatan para pembalap di atas motor berkecepatan tinggi.

“Kondisi ini sangat sulit, sangat aneh. Aspalnya hancur total, jadi kita hanya perlu mencari cara untuk bertahan hidup dengan lebih baik,” ujar Marini mengeluhkan buruknya permukaan trek Sepang yang kian mengkhawatirkan.

Alex Marquez Battles Recurring Shoulder Injury at 2026 Malaysian MotoGP Weekend
Read AlsoAlex Marquez Battles Recurring Shoulder Injury at 2026 Malaysian MotoGP Weekend

Lebih lanjut, Marini juga menyoroti potensi bahaya dari serpihan aspal yang beterbangan saat balapan dimulai, terutama bagi pembalap yang berada di posisi belakang. Situasi ini menuntut konsentrasi ekstra tinggi dari seluruh grid untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan akibat batu-batu kecil yang terkelupas dari lintasan.

ADVERTISEMENT

Nada serupa juga disampaikan oleh pembalap VR46, Fabio Di Giannantonio. Dengan nada setengah bercanda, ia menyebut lintasan Sepang kini lebih mirip arena motocross daripada sirkuit balap motor Grand Prix profesional karena banyaknya kerikil yang terlempar ke arah pembalap di belakang.

“Ini sekarang sudah menjadi trek motocross, kita perlu mengenakan pelindung dada. Banyak batu yang keluar dari aspal. Saya terkena begitu banyak batu ketika melakukan latihan start di belakang pembalap lain,” ungkap Di Giannantonio usai merampungkan sesi latihan.

Sementara itu, pemenang GP Malaysia sebelumnya, Alex Marquez, mencoba melihat situasi dari sudut pandang sedikit lebih tenang meskipun tetap mengakui adanya degradasi ekstrem di beberapa titik krusial. Para pembalap kini hanya bisa berharap tidak ada masalah keselamatan serius yang timbul akibat buruknya kualitas aspal sepanjang akhir pekan balapan ini.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU