Kimi Antonelli sukses memperlebar jarak di puncak klasemen kejuaraan dunia Formula 1 2026 usai mengamankan kemenangan sensasional di Circuit of the Americas. Siapa sangka, hasil manis ini lahir dari situasi garasi yang sempat digarapi kepanikan total menyusul performa buruk pada sesi latihan bebas hari Jumat lalu.
Direktur Teknik Trek Andrew Shovlin dengan jujur mengakui bahwa jendela pengaturan mobil W17 milik Mercedes sangatlah sempit. Telemetri awal menunjukkan tim asal Brackley itu tertinggal jauh dan diprediksi bakal menjalani akhir pekan yang suram tanpa perolehan poin berarti akibat paket peningkatan aerodinamika yang kurang optimal.
Namun, kerja keras para teknisi di Brackley dan Brixworth berbuah manis lewat tangan dingin pembalap muda asal Italia tersebut. Shovlin menyebut kemenangan di Austin sebagai sebuah keajaiban nyata mengingat betapa lambatnya kecepatan mobil pada awal pekan balap.

Kendati demikian, masalah set-up yang rumit masih dirasakan oleh rekan setimnya, George Russell, yang harus berjuang keras di barisan tengah akibat penalti lap pembuka serta kesulitan melewati rivalnya. Shovlin menyatakan bahwa evaluasi mendalam akan terus dilakukan agar performa kedua mobil bisa lebih konsisten pada seri berikutnya.
Dilansir dari Motorsport.com, ketepatan strategi pitwall di bawah tekanan degradasi ban tinggi menjadi kunci utama keberhasilan Antonelli menguasai podium tertinggi di Texas, sekaligus menegaskan kapasitasnya sebagai penantang gelar terkuat musim ini.




Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!