MotoGP, Sportrik Media - Fabio Quartararo dari Pata Maxus Yamaha mengejutkan dengan performa kuat di Grand Prix Catalunya 2025 di Circuit de Barcelona-Catalunya. Meski Yamaha tertinggal dari Ducati Lenovo Team, Quartararo finis di posisi kompetitif. Ia menyebut hasil ini “misterius” karena motornya tidak setara dengan rival. Artikel ini mengulas performa Quartararo pada 7 September 2025.
Performa Tak Terduga Quartararo
Quartararo menunjukkan kecepatan luar biasa di balapan utama. “Kami tak secepat Ducati, tapi hasil ini mengejutkan,” ujarnya. Oleh karena itu, ia memanfaatkan gaya balap agresif dan strategi ban. Selain itu, lintasan Catalunya yang cocok dengan gaya balapnya membantu. Meskipun demikian, Yamaha masih kesulitan di lintasan lurus. Sebagai contoh, Quartararo kalah akselerasi dari Francesco Bagnaia dan Jorge Martin dari Prima Pramac Racing. Namun, ia tetap finis di papan atas.
Tantangan Teknis Yamaha
Yamaha menghadapi masalah akselerasi dan kecepatan maksimal. “Motor kami belum kompetitif di lintasan lurus,” kata Quartararo. Akibatnya, ia mengandalkan tikungan untuk mengejar rival. Sementara itu, Red Bull Pit Crew membantu setup optimal untuk Ducati. Selain itu, insinyur seperti Adrian Newey meningkatkan performa tim lain. Oleh karena itu, Yamaha perlu perbaikan teknis untuk menyaingi Gresini Racing MotoGP dan Aprilia Racing.

Persaingan di Catalunya
Alex Marquez memenangkan balapan, diikuti Marc Marquez dari Gresini. Ducati, termasuk Enea Bastianini, tetap dominan. Misalnya, Bagnaia finis di podium. Namun, Quartararo mengungguli Maverick Viñales dari Aprilia dan Brad Binder. Joan Mir dari Repsol Honda Team juga tertinggal. Dengan demikian, Quartararo menunjukkan potensi Yamaha.
Prospek Kejuaraan
Kerennya Quartararo memperketat persaingan klasemen. Ia kini mendekati papan atas, meski Bagnaia dan Martin masih memimpin. Selain itu, Mooney VR46 Racing Team menjanjikan. Oleh karena itu, Sportrik memprediksi Quartararo akan terus mengejar dengan gaya balapnya, sementara Yamaha perlu inovasi teknis untuk bersaing di balapan mendatang.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
128 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
127 |
|
3
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
84 |
|
4
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
83 |
|
5
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
67 |
|
6
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
62 |
|
7
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
57 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
55 |
|
9
|
|
Francesco Bagnaia
Ducati Lenovo Team
|
43 |
|
10
|
|
Enea Bastianini
Red Bull KTM Tech3
|
39 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
162 |
|
2
|
|
Ducati
|
128 |
|
3
|
|
KTM
|
96 |
|
4
|
|
Honda
|
49 |
|
5
|
|
Yamaha
|
29 |
Read Also
Jack Miller guided Yamaha’s V4 directly into Q2 at Catalunya MotoGP 2026 while Toprak Razgatlioglu described the circuit grip as riding on ice.
Pecco Bagnaia missed direct Q2 qualification at Catalunya MotoGP 2026 after struggling to extract grip from fresh tyres on the Ducati GP26.
Jorge Martin calls for safety improvements at Catalunya MotoGP 2026 after a heavy Turn 12 crash reminded him of Luis Salom’s fatal accident.
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!