SPONSORED

Jorge Martin Putuskan Tunda Operasi Usai Pimpin Klasemen MotoGP

Notifikasi
Arya Okta
Arya Okta
0
Jorge Martin Putuskan Tunda Operasi Usai Pimpin Klasemen MotoGP
TO NEWS OVERVIEW
Jorge Martin has made a decision on arm pump surgery © Gold and Goose

Jorge Martin memastikan dirinya tidak akan menjalani operasi arm pump pada Senin ini, setelah finis kedua di Grand Prix Austria. Keputusan ini diambil setelah pembalap Aprilia itu sukses merebut pimpinan klasemen MotoGP dengan keunggulan 12 poin atas Marc Marquez.

Sebelumnya, Martin sempat mengungkapkan kekhawatiran mengenai kondisi lengannya. Ia mengalami masalah arm pump yang tak terduga di Misano, yang membuatnya harus puas finis di posisi kelima. Saat itu, ia menyatakan kemungkinan perlu operasi setelah seri Austria untuk memperbaiki kondisinya sebelum rangkaian balapan flyaway dimulai bulan depan.

Namun, setelah meraih kemenangan sprint dan finis kedua di Red Bull Ring, Martin merasa kondisinya sudah membaik. "Saya senang. Kondisi ini tentu sulit karena saya tidak dalam performa 100 persen," ujarnya kepada MotoGP After the Flag. "Tapi saya merasa jauh lebih baik dibandingkan di Misano. Jadi, kami berada di arah yang benar. Saya tidak akan operasi besok. Saya akan coba lanjut seperti ini."

Pedro Acosta Becomes 17th Spanish Rider to Win in MotoGP
Read AlsoPedro Acosta Becomes 17th Spanish Rider to Win in MotoGP

Martin juga menegaskan bahwa keputusan untuk tidak operasi adalah kabar baik. "Sekarang saya akan istirahat dan pulih dari dua balapan yang sangat melelahkan secara fisik. Kami akan memasuki musim balap Asia dengan kondisi yang bagus, lebih memahami motor. Ini kabar baik karena operasi adalah risiko besar," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Di balapan utama Austria yang berlangsung 28 lap, Martin sempat memimpin di awal lomba. Namun, ia mengakui tidak memiliki kecepatan untuk mengalahkan Pedro Acosta. "Ini salah satu akhir pekan terbaik musim ini, mirip dengan Silverstone; saya meraih pole dan menang sprint, tapi kecepatan saya tidak cukup untuk menang," jelasnya. "Saya pikir hari ini Pedro berjuang untuk sesuatu yang lebih dari sekadar kemenangan. Jadi, posisi kedua adalah hasil maksimal. Saya senang dengan performa saya."

Meski kehilangan kemenangan, Martin tetap optimis. Ia berhasil menahan Marco Bezzecchi di belakangnya, yang menurutnya penting untuk mempertahankan posisi. "Poin yang bagus. Sangat sulit membayangkan bisa mengalahkan Ducati dan Marc di trek ini, dan kami berhasil melakukannya. Jadi, sepertinya kami berada di jalur yang benar," pungkasnya.

Dengan keputusan ini, Martin akan fokus pada pemulihan dan bersiap menghadapi rangkaian balapan Asia yang akan datang. Kini ia memimpin klasemen dengan 12 poin atas Marquez, dan performa Aprilia yang semakin kompetitif menjadi sinyal positif bagi tim asal Noale tersebut.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU