Hanya berselang enam hari setelah mengalami kecelakaan horor di Sirkuit Phillip Island, Australia, Jorge Martin membuat keputusan berani untuk tetap turun di Grand Prix Malaysia 2026 demi menjaga asa perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini. Pembalap tim Aprilia tersebut mengalami retak tulang radius kanan akibat insiden keras pada lap kedelapan saat bertarung sengit memperebutkan posisi terdepan melawan rival utamanya dalam sesi Sprint Race di Australia, yang memaksanya harus dievakuasi menggunakan tandu dari Tikungan 8.
"Ini adalah tikungan terburuk untuk mengalami kecelakaan di Phillip Island," ungkap Martin kepada awak media pada hari Kamis di Sirkuit Sepang. "Saya beruntung karena saya hanya patah pergelangan tangan. Sangat disayangkan karena kami menjalani pertarungan yang hebat. Saya menikmatinya." Evaluasi medis lanjutan mengonfirmasi adanya patah tulang non-geser pada radius kanannya. Alih-alih terbang kembali ke Spanyol untuk menjalani operasi, pembalap asal Spanyol ini memilih perawatan non-bedah agar tetap memiliki peluang untuk berkompetisi pada seri ke-19 akhir pekan ini.
Prinsipal Tim Aprilia, Paolo Bonora, memberikan penjelasan mengenai kondisi pembalap utamanya tersebut setelah insiden mengerikan di Negeri Kanguru. "Cedera itu lebih baik dari perkiraan setelah kecelakaan yang sangat besar," jelas Paolo Bonora. "Kami pikir situasinya akan jauh lebih buruk. Stafnya melakukan pekerjaan luar biasa dalam mengikuti perawatan dan berjuang keras agar dia mendapatkan penanganan maksimal di Kuala Lumpur." Keputusan ini diambil karena Martin saat ini tertinggal tipis dengan selisih 10 poin saja dalam klasemen sementara, membuat setiap poin di sisa balapan musim ini menjadi sangat krusial bagi ambisinya meraih titel juara dunia.

"Jika saya tidak berada dalam persaingan kejuaraan, saya akan memasang gips pada lengan saya dan menunggu lebih lama," aku Martin secara jujur. "Saya mencoba melakukan semua yang saya bisa di Kuala Lumpur untuk pemulihan lebih cepat. Namun proses pemulihan tulang adalah apa adanya. Saya akan membalap dengan pergelangan tangan yang patah." Ia juga menambahkan bahwa dirinya baru akan merasa dalam kondisi normal pada seri Portimao, sementara Malaysia dan Qatar akan menjadi tanda tanya besar akibat kondisi fisiknya yang belum pulih total.
Setibanya di paddock Sepang pada hari Kamis dengan balutan penyangga di lengan kanannya, Martin langsung menjalani tes medis wajib dari FIM dan secara resmi dinyatakan fit untuk turun ke lintasan. Marc Marquez selaku rival terdekat di tangga klasemen turut memberikan komentar menyambut kehadiran sang pesaing di Sepang. "Untuk pertarungan kejuaraan, lebih baik Jorge ada di sini," ujar Marc Marquez. "Saya percaya dengan protokol baru yang kami terapkan setelah cedera saya di Jerez, jika mereka menyatakannya fit, itu berarti dia mampu membalap. Jika dia mampu membalap, itu berarti dia akan berada di level yang sangat tinggi karena adrenalin adalah obat pereda nyeri terbaik." Martin dijadwalkan menguji batas fisik kendaraannya pada sesi latihan bebas FP1 sebelum mengambil keputusan final apakah akan melanjutkan sisa akhir pekan balapan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!