Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini semakin memanas ketika Jorge Martin mendesak Aprilia untuk terus bekerja keras. Sang juara bertahan kini menyambangi Sirkuit Mandalika dengan keunggulan tipis hanya dua poin saja di puncak klasemen sementara atas rival terdekatnya, Marc Marquez.
Pekan lalu di Motegi, sebuah lintasan yang secara historis sangat bersahabat bagi Marquez dan motor Ducati, Jorge Martin sukses meminimalisir kerugian poin. Setelah memecahkan rekor putaran di sesi kualifikasi untuk mengamankan posisi pole, pembalap asal Spanyol itu harus puas finis kedua di balapan sprint, yang kemudian diturunkan menjadi posisi ketiga akibat melanggar area hijau di lap terakhir.
Namun, dalam balapan utama hari Minggu, Jorge Martin kembali menunjukkan kelasnya dengan mengamankan podium kedua di belakang Marc Marquez. Walau kehilangan beberapa poin krusial di kedua balapan tersebut, ada catatan positif besar bagi pabrikan Noale karena motor RS-GP26 mampu tampil sangat kompetitif di trek yang sebelumnya selalu menyulitkan mereka.

Kini, perhatian tertuju ke Indonesia di mana Mandalika merupakan salah satu lintasan favorit yang menjanjikan hasil kuat bagi Aprilia maupun Jorge Martin. Situasi ini membuka peluang emas bagi pembalap masa depan Yamaha tersebut untuk memperlebar kembali jarak keunggulannya di puncak klasemen kejuaraan dunia.
Dilansir dari Crash.net, Jorge Martin mengungkapkan antusiasmenya jelang akhir pekan ini. "Kami meninggalkan Jepang dengan rasa sangat puas, dari sirkuit yang di masa lalu bukan salah satu yang terbaik bagi Aprilia," ujarnya. "Tim melakukan pekerjaan yang luar biasa, dan raihan double podium adalah bukti nyata dari komitmen semua orang."
Ia menambahkan, "Sekarang kami menuju ke Indonesia, ke sirkuit di mana saya selalu merasa nyaman. Namun, kejuaraan ini masih sangat ketat, jadi kami harus terus melangkah dengan cara ini, bekerja sama dan berkembang dari hari ke hari. Sampai jumpa di Mandalika!"
Di sisi lain, rekan setimnya yakni Marco Bezzecchi menyadari bahwa mengalahkan Jorge Martin dan Marc Marquez secara konsisten adalah satu-satunya jalan tersisa untuk menjaga asa dalam perebutan gelar hingga seri penutup di Valencia. Dengan enam seri tersisa, pembalap asal Italia tersebut tertinggal 49 poin dari puncak, meski Mandalika pernah memberinya kemenangan sprint musim lalu sebelum insiden kecelakaan dengan Marc Marquez di balapan utama menghentikan lajunya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!