MotoGP, Sportrik Media - Jorge Martin bersama Aprilia Racing menunjukkan tren performa meningkat pada awal MotoGP 2026, dengan target berikutnya adalah meraih kemenangan grand prix jelang seri Spanyol di Jerez.
Pembalap Spanyol itu mencatat progres poin yang konsisten dalam tiga seri pembuka, masing-masing 18, 27, dan 32 poin. Hasil tersebut mencakup podium perdananya bersama Aprilia di Brasil, serta kemenangan Sprint pertama menggunakan RS-GP di COTA. Konsistensi ini menempatkannya hanya terpaut empat poin dari rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang menyapu bersih kemenangan grand prix sejauh musim berjalan.
Meski demikian, Martin menilai dirinya belum berada pada level optimal untuk secara konsisten memenangkan balapan utama. Ia menekankan pendekatan realistis dalam menghadapi akhir pekan di Jerez, dengan fokus utama pada performa maksimal daripada hasil spesifik.

“Memang ini awal musim yang bagus, tetapi saya merasa belum siap untuk memenangkan grand prix,” ujar Martin.
“Kita lihat saja. Jika ada kesempatan, tentu saya akan mencobanya.”
Martin juga menyoroti aspek personal dalam perjalanan kariernya, mengingat kondisi satu tahun lalu saat ia masih menjalani pemulihan cedera serius dan hanya bisa mengikuti balapan dari rumah sakit. Konteks tersebut memperkuat perspektifnya terhadap pencapaian saat ini.
“Saya hanya senang bisa berada di sini. Tahun lalu saya menonton dari Qatar melalui ponsel di rumah sakit.”
“Target saya adalah tampil 100 persen, dan kita lihat hasilnya nanti.”
Cedera yang dialami Martin pada 2025—termasuk sebelas tulang rusuk patah dan paru-paru kolaps di Qatar—ditambah serangkaian cedera lain pada pramusim dan Motegi, menjadi fase krusial dalam membentuk pendekatan mentalnya saat ini. Ia juga sempat menghadapi dinamika kontrak dengan Aprilia sebelum akhirnya bertahan.
“Saya tidak menyesali apa pun dari masa lalu. Saya hanya mencoba belajar dan berkembang setiap saat.”
“Musim lalu sangat sulit, tetapi itu membuat saya menjadi pribadi yang lebih kuat.”
Dari sisi teknis, Martin mengakui bahwa adaptasinya dengan motor Aprilia RS-GP 2026 berjalan lebih cepat dibanding ekspektasi awal. Ia merasa koneksi dengan motor kini sudah terbentuk, setelah melakukan sejumlah penyesuaian pada gaya berkendara untuk menyesuaikan karakteristik berbeda dibanding motor sebelumnya.
“Saya merasa Aprilia sekarang seperti ‘motor saya’. Perasaan ini sama seperti tahun 2024.”
“Saya mengubah banyak hal kecil dalam gaya berkendara karena ini motor yang sangat berbeda.”
Martin juga menekankan bahwa pengembangan teknis yang dilakukan Aprilia selama musim dingin memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan awal saat pertama kali mengendarai motor tersebut di Thailand. Namun, ia masih memiliki beberapa komponen yang belum sepenuhnya dipahami dan akan dievaluasi lebih lanjut dalam tes pasca-balapan di Jerez.
“Masih ada beberapa komponen yang belum saya coba sepenuhnya, jadi tes hari Senin akan sangat penting untuk meningkatkan performa.”
Dengan tren performa yang terus meningkat dan jarak poin yang relatif dekat dengan puncak klasemen, MotoGP Jerez 2026 menjadi peluang penting bagi Martin untuk mengonversi konsistensi menjadi kemenangan. Hasil akhir pekan ini, ditambah evaluasi teknis dari tes pasca-balapan, akan menjadi indikator utama dalam menentukan sejauh mana ia siap menantang gelar pada fase berikutnya musim ini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!