Pembalap Spanyol Jeremy Alcoba resmi meninggalkan Kawasaki untuk bergabung dengan AS BLU CRU Racing Team pada kejuaraan dunia Supersport 2027. Kepastian ini didapat setelah ia mencatatkan performa impresif di penghujung musim dengan meraih empat kemenangan dari enam balapan terakhir yang dijalaninya.
Kepindahan pembalap berusia 24 tahun ini mempertemukannya dengan skuad asal Swiss yang sukses mengantarkan Albert Arenas meraih gelar juara dunia pembalap sekaligus titel tim pada musim 2026. Selain itu, pabrikan asalIwata juga mengamankan gelar pabrikan untuk yang kesembilan belas kalinya dalam ajang bergengsi balap motor serinnahan tersebut.
Performa luar biasa diperlihatkan Alcoba pada tiga seri pemungkas musim lalu. Mulai dari Sirkuit Cremona, Estoril, hingga Jerez, ia selalu berdiri di atas podium dan mengumpulkan poin terbanyak dibandingkan rival-rivalnya di lintasan. Kesuksesan menyapu bersih kemenangan di Cremona dan Jerez melesatkan posisinya di klasemen akhir dari peringkat keenam ke posisi ketiga.

Meski mengakhiri musim dengan catatan manis, Alcoba mengakui bahwa perjalanannya di kelas Supersport tidak selalu berjalan mulus. «Saya sangat menantikan kepindahan ke Yamaha pada 2027 setelah melewati dua musim yang benar-benar sulit. Ketika pertama kali datang ke kejuaraan ini, saya mengharapkan lebih. Saya merasa baru bisa menunjukkan kemampuan terbaik saya di balapan-balapan terakhir,» ungkap Alcoba.
Bergabung dengan motor R9 memberikan motivasi tersendiri bagi sang pembalap untuk langsung bersaing di barisan terdepan. «Mendapatkan kesempatan mengendarai motor yang telah memenangkan kejuaraan selama dua tahun terakhir adalah peluang besar bagi saya. Jika Anda ingin berjuang memperebutkan gelar, Anda membutuhkan tim dan motor terbaik,» tambahnya.
Bagi mantan juara JuniorGP tersebut, kepindahan ini sekaligus menjadi momen kembalinya ia ke keluarga besar pabrikan berlogo garpu tala. Sebelumnya, ia pernah membela struktur balap mereka saat berlaga di kelas Moto2 bersama skuad bentukan VR46. Kini, kolaborasi baru di kategori motor produksi massal diharapkan mampu melahirkan kejayaan lanjutan di lintasan balap dunia.
Manajer Olahraga Balap Niccolo Canepa menegaskan bahwa konsistensi dan kecepatan yang ditunjukkan Alcoba menjadi alasan utama di balik perekrutan ini. Performa dominan di paruh akhir musim membuat keputusan merekrut sang pembalap menjadi langkah yang sangat logis untuk mempertahankan dominasi mereka tahun depan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!