Musim 2026 Formula E mencapai puncaknya di London E-Prix akhir pekan ini. Dua balapan pamungkas di ExCeL Centre, 15-16 Agustus, akan menentukan siapa yang layak menyandang gelar juara dunia. Dengan sembilan pembalap yang masih punya peluang matematis, situasinya benar-benar terbuka.
Yang paling menarik, ini adalah akhir dari era Gen3. Setelah empat tahun, mobil generasi ketiga akan pensiun dan digantikan Gen4 musim depan. London juga menjadi tuan rumah terakhir untuk sirkuit indoor-outdoor khas ExCeL, karena mulai musim depan Inggris akan pindah ke Brands Hatch.
Tak ketinggalan, Lucas di Grassi akan mengucapkan selamat tinggal setelah menjadi ikon Formula E sejak awal. Tapi perhatian utama tetap tertuju pada perebutan gelar juara. Hanya lima poin memisahkan tiga besar: Jake Dennis, Mitch Evans, dan Pascal Wehrlein. Oliver Rowland juga masih dalam perhitungan, meski selisihnya lebih besar.

Dennis datang sebagai favorit tipis, Evans ingin menutup kariernya di Jaguar dengan gelar, Wehrlein mencari penebusan setelah kehilangan mahkota musim lalu, dan Rowland memburu gelar kedua beruntun. Empat nama, satu takdir.
Jadwal akhir pekan ini padat. Jumat (14/8) dimulai dengan latihan bebas pertama pukul 16:00 BST. Sabtu dan Minggu masing-masing punya sesi latihan, kualifikasi, dan balapan. Balapan Sabtu memakai Pit Boost, sementara Minggu memakai dua Attack Mode. Kedua balapan start pukul 15:00 BST, sengaja dihindarkan dari bentrok dengan Formula 1.
Berikut jadwal lengkapnya:



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!