Akhir pekan balap Grand Prix Australia di sirkuit tepi laut Phillip Island menyita perhatian besar karena edisi tahun ini dipastikan menjadi penampilan penutup ajang MotoGP di lintasan ikonik tersebut sebelum kepindahan kontroversial ke pusat kota Adelaide pada musim 2027 mendatang.
Keputusan perpindahan lokasi balapan ini langsung memicu perdebatan sengit dari berbagai pihak dalam beberapa waktu terakhir. Di satu sisi, para aktivis lingkungan melancarkan protes keras menentang penebangan pohon di area taman kota demi proyek pembangunan, yang kekhawatirannya semakin diperparah oleh proyek renovasi Lapangan Golf North Adelaide yang sedang berjalan.
Sementara itu, para penggemar berat balap motor serta suporter setia Supercars merasa sangat frustrasi karena harus kehilangan salah satu sirkuit paling bersejarah dan dicintai dalam kalender balap internasional. Para pembalap papan atas pun turut menyuarakan kesedihan mereka atas kepergian trek legendaris ini dari agenda balapan masa depan.

Perasaan emosional tersebut dirasakan betul oleh Marc Marquez yang mengenang keindahan sirkuit ini. "Phillip Island adalah sirkuit yang luar biasa, balapan di sini untuk terakhir kalinya akan sangat emosional," ujar Marquez, menambahkan bahwa lintasan ini memiliki tata letak unik dan memotivasinya untuk segera bertarung memperebutkan posisi terdepan bersama timnya.
Rekan setimnya di Ducati, Francesco Bagnaia, meskipun belum pernah meraih kemenangan di sirkuit tersebut, tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap daya tarik luar biasa serta suguhan adrenalin murni dari lintasan tepi laut ini. Rangkaian jadwal lengkap sesi latihan bebas, kualifikasi, hingga balapan utama GP Australia 2026 akan dilangsungkan mulai 23 hingga 25 Oktober mendatang.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!