Jack Miller mengaku sudah memberikan segalanya di MotoGP Silverstone, namun hasilnya hanya P13. Lebih dari itu, jarak 30 detik dari pemenang balapan menjadi cermin jujur posisi timnya saat ini.
Pembalap Pramac Racing itu finis di urutan ke-13, lalu naik satu tingkat menjadi P12 setelah Fabio Quartararo terkena penalti pasca-balapan terkait pelanggaran teknis sensor ban. Namun, Miller lebih menyoroti ketertinggalan 30 detik dari pemenang, Raul Fernandez, sebagai indikator level kompetitif yang sesungguhnya.
"Saya sudah memberikan segalanya hari ini dan sayangnya segalanya itu hanya cukup untuk posisi 13. Mau bagaimana lagi," ujar pembalap Australia itu. "Fabio dan saya sempat berduel cukup lama. Saya pikir itu menunjukkan level kami saat ini."

Miller menjelaskan bahwa mencoba bertahan dengan pebalap di depannya hanya bisa dilakukan dalam waktu terbatas. "Pada titik tertentu, risiko ekstra yang harus diambil—baik itu pengereman lebih keras atau menekan lebih dalam di tikungan—mulai berdampak di paruh kedua balapan. Itu yang perlu kami perbaiki," katanya.
Kondisi trek yang lebih licin dari biasanya juga disebut Miller sebagai faktor. "Lintasan hari ini agak lebih licin, entah karena suhu atau balapan Moto2. Semua pakai ban medium belakang, jadi balapan terasa panjang dan sulit. Meski kami semua mengelola ban dengan hati-hati, penurunan performa tetap signifikan, terutama di tujuh lap terakhir."
Menyoroti dominasi Aprilia yang menguasai podium, Miller mengakui keunggulan rivalnya. "Aprilia tampak sangat baik lagi dalam mengelola ban. Kami sudah melihat itu di berbagai kelas dan sirkuit. Tahun ini mereka sepertinya punya paket yang sangat solid untuk konservasi dan manajemen ban."
Manajer tim Pramac, Gino Borsoi, sependapat bahwa degradasi ban menjadi penyebab utama hasil kurang maksimal. "Jarak ke depan jelas bukan di mana kami ingin berada. Pekan yang sulit secara keseluruhan, kecuali Jack yang tampil gemilang di kualifikasi hingga langsung ke Q2. Sayangnya kami tidak bisa meraih hasil yang mungkin pantas kami dapatkan, terutama karena degradasi ban yang kami alami. Kami perlu bekerja untuk meningkatkan grip dan memastikan bisa lebih kompetitif sepanjang balapan, bukan hanya di lap awal atau satu lap saja," ujarnya.
Rekan setim Miller, Toprak Razgatlioglu, naik ke posisi 15 dan mendapatkan satu poin terakhir setelah penalti Quartararo.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!