Jack Miller buka suara soal masa depannya setelah dipastikan hengkang dari Pramac Yamaha akhir musim ini. Pembalap Australia itu menegaskan fokus utamanya pindah ke WorldSBK, namun tak menutup kemungkinan tetap terlibat di MotoGP sebagai pembalap penguji.
Kepergian Miller dari Pramac Yamaha memang sudah di depan mata. Kursinya akan diisi oleh Izan Guevara, calon juara Moto2. Meski begitu, pembalap berusia 31 tahun itu mengaku belum mau pensiun. "Saya masih punya banyak balapan tersisa," ujarnya di Aragon, Kamis.
Miller mengakui peluangnya bertahan di MotoGP sangat kecil karena semua kursi sudah terisi. Karena itu, WorldSBK menjadi pilihan paling realistis. "Semua kursi di sini penuh, jadi saya melihat ke Superbike," katanya. Ia berharap bisa mendapatkan motor kompetitif di sana.

Kepindahan ke WorldSBK bukan tanpa alasan. Miller sudah dua kali naik podium di ajang Suzuka 8 Hours bersama Yamaha menggunakan R1. Pengalaman itu diyakini bakal membantunya beradaptasi cepat dengan motor superbike.
Namun, ketika ditanya soal peluang menjadi pembalap penguji di MotoGP, Miller menjawab dengan tegas. "Itu bukan di luar kemungkinan," katanya. "Tapi tujuan utama saya adalah menjadi pembalap Superbike terbaik."
Miller juga realistis soal usianya yang akan menginjak 32 tahun. "Saya sudah menjalani lebih dari 250 grand prix," ujarnya. "Menambah beberapa balapan lagi tidak akan mengubah hidup saya. Fokus penuh ke WorldSBK adalah kunci untuk membangun babak kedua karier."
Dengan aturan wildcard yang dihapus mulai tahun depan, peluang Miller tampil di MotoGP hanya akan datang jika ada pembalap yang cedera dan membutuhkan pengganti. Namun, ia tampak tenang dan menikmati proses negosiasi yang sedang berjalan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!