Diogo Moreira mengaku frustrasi setelah MotoGP Silverstone, meski ia menilai akhir pekan itu “positif” untuk Honda. Pembalap LCR itu finis ke-10, hanya satu posisi di belakang Luca Marini yang menjadi pembalap Honda terbaik di balapan tersebut.
Dari empat Honda yang start di Silverstone, hanya Diogo Moreira dan Luca Marini yang berhasil finis. Joan Mir terjatuh di lap pertama, sementara Cal Crutchlow juga crash dan harus rela balapan kandang terakhirnya berakhir dengan kekecewaan besar.
Lebih baik dari Mir, tapi tidak cukup memuaskan bagi Moreira. “Ini akhir pekan yang sulit,” ujarnya. “Secara umum ini positif karena di akhir saya bisa bertarung untuk posisi 10 besar. Tapi, kami sangat kesulitan di sirkuit dengan tikungan panjang seperti ini.”

Baginya, hasil ini tetap menjadi modal berharga bagi Honda. “Untuk Honda ini balapan yang positif. Tapi saya tahu kami bisa lebih dari sekadar top-10. Kami sedang dalam situasi yang sulit,” tambah pembalap asal Brasil itu.
Di klasemen MotoGP, Moreira tertahan di posisi ke-15, tertinggal 32 poin dari Marini yang menjadi harapan utama Honda musim ini. Selisih itu menunjukkan masih ada pekerjaan rumah besar bagi tim riser asal Jepang tersebut.
Setelah Silverstone, MotoGP akan bergulir ke Aragon pada 28-30 Agustus. Moreira punya kenangan manis di sana: finis kedua di Moto2 tahun lalu, hanya kalah 0,003 detik dari Deniz Oncu. Bisakah ia mengulang performa itu di kelas utama? Kita tunggu saja.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!