SPONSORED

Helmut Marko Ungkap Syarat Sukses Yuki Tsunoda di Red Bull

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Helmut Marko Ungkap Syarat Sukses Yuki Tsunoda di Red Bull TO NEWS OVERVIEW
Yuki Tsunoda ©Dean Chilvers

Helmut Marko, penasihat motorsport Red Bull, memberikan wawasan eksklusif tentang apa yang perlu dilakukan Yuki Tsunoda untuk sukses bersama tim di Formula 1. Dalam analisis terbaru dari SPORTRIK, perjuangan Tsunoda sejak bergabung dengan Red Bull pada 2025 menjadi sorotan, terutama menjelang Grand Prix Kanada. Dengan tekanan tinggi di tim, apa yang menjadi kunci bagi pembalap Jepang ini?

Yuki Tsunoda menggantikan Liam Lawson di kursi kedua Red Bull hanya dua balapan setelah musim 2025 dimulai, dengan debut di Grand Prix Jepang. Namun, performanya belum konsisten, mencetak hanya tujuh poin dari tujuh balapan, termasuk empat poin dari balapan utama dan tiga dari sprint Miami. Perbedaan gaya mengemudi dengan Max Verstappen, yang mendominasi dengan 137 dari 144 poin tim, menambah kompleksitas bagi Tsunoda, yang harus beradaptasi dengan RB21 yang dirancang khusus untuk juara bertahan.

Toto Wolff Defends Kimi Antonelli After Austrian GP Errors
Read AlsoToto Wolff Defends Kimi Antonelli After Austrian GP Errors

ADVERTISEMENT
Marko menekankan bahwa Tsunoda tidak perlu mengalahkan Verstappen tugas yang diakuinya mustahil melainkan fokus pada pengumpulan poin untuk Kejuaraan Konstruktor. “Yuki harus menata dirinya,” kata Marko dalam wawancara eksklusif F1.

Ia memuji kecepatan alami Tsunoda tetapi menyoroti impulsivitasnya, terutama di radio, yang perlu dikendalikan. Marko juga menyarankan Tsunoda untuk memanfaatkan waktu adaptasi lebih lanjut, dengan harapan performa kualifikasi membaik untuk mendukung tim di Kanada.


Tsunoda menghadapi kesulitan signifikan, termasuk finis terakhir di kualifikasi Grand Prix Spanyol, tertinggal enam persepuluh detik dari Verstappen. Kecelakaan di Imola dan masalah set-up RB21 menunjukkan kurva belajar yang curam. Red Bull, yang kini berada di peringkat keempat Kejuaraan Konstruktor dengan defisit 218 poin dari McLaren, bergantung pada kontribusi kedua pembalap. Ketidakstabilan Tsunoda memicu spekulasi tentang masa depannya, meski Marko menegaskan ia akan tetap hingga akhir 2025.

ADVERTISEMENT


Grand Prix Kanada bisa menjadi ujian kritis bagi Tsunoda. Dengan dukungan tim untuk menyesuaikan set-up dan keyakinan Marko pada potensinya, pembalap 25 tahun ini memiliki kesempatan membuktikan nilai. Jika berhasil mengumpulkan poin, ia bisa mengamankan posisinya untuk 2026. Pantau perkembangan terbaru di SPORTRIK.


ADVERTISEMENT

Akankah Tsunoda memenuhi ekspektasi Marko atau menghadapi risiko lebih besar? Ikuti analisis mendalam dan prediksi F1 di SPORTRIK.

Standings FORMULA-1 DRIVERS CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
1
Kimi Antonelli
Kimi Antonelli Mercedes
171
2
George Russell
George Russell Mercedes
131
3
Lewis Hamilton
Lewis Hamilton Ferrari
125
4
Oscar Piastri
Oscar Piastri McLaren
80
5
Charles Leclerc
Charles Leclerc Ferrari
79
6
Lando Norris
Lando Norris McLaren
79
7
Max Verstappen
Max Verstappen Red Bull
73
8
Isack Hadjar
Isack Hadjar Red Bull
42
9
Pierre Gasly
Pierre Gasly Alpine F1 Team
41
10
Liam Lawson
Liam Lawson Racing Bulls
30
Standings FORMULA-1 CONSTRUCTORS CHAMPIONSHIP
POS FOTO CONSTRUCTOR PTS
1
Mercedes
Mercedes
302
2
Ferrari
Ferrari
204
3
McLaren
McLaren
159
4
Red Bull
Red Bull
115
5
Alpine F1 Team
Alpine F1 Team
57
6
Racing Bulls
Racing Bulls
44
7
Haas F1 Team
Haas F1 Team
21
8
Williams
Williams
11
9
Audi
Audi
2
10
Aston Martin
Aston Martin
1

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU