Maximo Quiles tampil gemilang dan menyegel gelar Juara Dunia Moto3 setelah mendominasi jalannya balapan Grand Prix Indonesia di Sirkuit Mandalika dari awal hingga akhir. Pembalap andalan Aspar Team tersebut memulai balapan dari posisi keenam di grid, mengusung misi mutlak untuk mengamankan keunggulan 125 poin atas para rival terdekatnya demi mengunci mahkota juara musim ini secara meyakinkan di hadapan para penonton.
Ketika lampu padam menandakan balapan dimulai, Uriarte melakukan start yang cukup baik dari pole position, meski Almansa sempat merebut pimpinan balapan saat memasuki tikungan pertama. Sementara itu, Quiles langsung melesat naik ke posisi ketiga sebelum drama tikungan awal mengacak-acak susunan pembalap terdepan di rombongan.
Hanya dalam dua putaran awal, peta persaingan berubah drastis ketika Quiles sukses mengambil alih pimpinan lomba dan langsung tancap gas untuk mencoba melepaskan diri dari tekanan kelompok di belakangnya. Pembalap tuan rumah, Pratama, sempat mencuri perhatian publik dengan merangsek ke posisi kedua, sebelum akhirnya posisinya diambil alih oleh Adrian Fernandez dan Alvaro Carpe.

Memasuki pertengahan balapan, Quiles semakin tak terbendung di depan dengan keunggulan selisih waktu nyaris tiga detik dari para pesaingnya. Di belakang sang pemimpin lomba, Almansa berjuang keras memimpin grup pengejar ditemani oleh Fernandez dan Carpe, sementara insiden sengguhan antara Carpe dan Fernandez memaksa Carpe tersingkir keluar lintasan.
Menjelang lima putaran terakhir, Quiles sempat mendapat peringatan akibat melampaui batas lintasan, namun ia tetap tenang menjaga keunggulan ritmenya hingga garis finis. Almansa dan Bertelle melengkapi podium Mandalika, mengantarkan Quiles merayakan gelar juara dunia dengan cara terbaik, yakni berdiri di podium tertinggi.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!