Lewis Hamilton mengaku "jauh lebih bahagia" dengan mobil Ferrarinya setelah berhasil mengamankan posisi kelima di grid untuk Grand Prix Belanda, dibandingkan dengan hasil buruknya pada kualifikasi sprint Jumat lalu. Pembalap asal Inggris itu juga merasa "semangat" menghadapi balapan utama.
"Saya jauh, jauh lebih bahagia dengan mobil ini," ujar Hamilton kepada media pada Sabtu malam, setelah melewati Jumat yang sulit ketika ia start dari posisi ketujuh, tertinggal 0,624 detik dari pole sprint.
Segera setelah sprint yang juga ia akhiri di posisi ketujuh, Hamilton menjelaskan bahwa Ferrari akan menggunakan waktu sebelum kualifikasi untuk mengubah set-up mobil demi memberikan sensasi yang sama seperti saat sesi latihan bebas tunggal.

Perubahan itu akhirnya membuahkan hasil, tetapi Hamilton tetap frustrasi dengan arah yang salah yang diambilnya bersama tim setelah FP1. "Saat membangun kepercayaan diri, itu seperti menyusun batu bata demi bata, membangun tembok. Kepercayaan diri yang saya miliki di FP1 runtuh, tidak ada di kualifikasi sprint, dan saya hanya mulai membangun lagi dari nol," jelasnya.
Peningkatan itu tidak serta-merta membuat Ferrari lebih kompetitif secara keseluruhan. Charles Leclerc yang pada Jumat malam start ketiga, hanya tertinggal 0,055 detik dari George Russell dan 0,014 detik dari Lando Norris, justru turun ke posisi keenam pada kualifikasi grand prix. Namun bagi Hamilton, posisi kelima berarti ia berhasil membalikkan keadaan akhir pekannya sendiri.
"Mobilnya jauh lebih baik," tegasnya. "Saya jauh lebih bahagia. Saya semangat untuk balapan besok."
Leclerc sendiri menilai performa Ferrari pada Jumat tidak sepenuhnya representatif. Ia percaya bahwa rival-rivalnya yang tidak memaksimalkan performa membuat ia bisa tampil dekat di depan. Pembalap asal Monako itu juga menjelaskan bahwa perubahan mode tenaga pada unit tenaga Ferrari selama kualifikasi memengaruhi perasaannya terhadap mobil, meski ia yakin pole position tetap di luar jangkauan.
"Saya tidak berpikir ini karena perubahan pada mobil," ujarnya saat ditanya tentang jarak yang lebih besar ke lawan dibanding Jumat. "Berbicara sedikit dengan Lando dan George, saya merasa kemarin mereka tidak melakukan semuanya dengan sempurna atau mobil tidak terasa pas, sedangkan bagi saya mobil terasa cukup baik kemarin, jadi saya tahu mungkin margin kami sedikit lebih kecil dibanding mereka."
"Dan hari ini kami melakukan, saya pikir, kesalahan dalam mengganti mode, mode tenaga dari Q2 ke Q3 yang membuat saya sedikit kehilangan perasaan dengan mobil dan kami harus melihatnya lagi."
Dengan hasil ini, Hamilton menunjukkan progres positif bersama Ferrari, sementara Leclerc tetap menjadi pembalap yang konsisten di depan. Balapan utama GP Belanda akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua pembalap Scuderia untuk bersaing di barisan depan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!