SPONSORED

Hamilton Bingung dengan Ferrari yang 'Berbeda Total' di Sprint Belanda

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Hamilton Bingung dengan Ferrari yang 'Berbeda Total' di Sprint Belanda
TO NEWS OVERVIEW
Hamilton Bingung dengan Ferrari yang 'Berbeda Total' di Sprint Belanda

Lewis Hamilton hanya mampu menempati posisi ketujuh dalam kualifikasi sprint GP Belanda, setelah perubahan setelan yang membingungkan mengubah karakter mobilnya secara drastis. Sementara itu, rekan setimnya, Charles Leclerc, justru tampil impresif dengan meraih posisi ketiga, hanya terpaut 0,055 detik dari pole position.

Di sirkuit Zandvoort yang menjadi tuan rumah terakhir F1, persaingan ketat terjadi di barisan depan. George Russell dari Mercedes merebut pole, diikuti Lando Norris dan Leclerc. Lima pembalap teratas hanya terpisah sepersepuluh detik. Namun, Hamilton menjadi outlier—tertinggal jauh di belakang, dikalahkan oleh Max Verstappen yang tampil gemilang di kandang sendiri.

Hamilton mengaku kesulitan dengan SF-26 yang tidak stabil di SQ3. Perubahan setelan kecil yang dilakukan setelah FP1 justru membuat mobil terasa "berbeda total" saat kualifikasi. "FP1 terasa bagus. Kami melakukan penyesuaian halus, tapi saat kualifikasi, mobilnya benar-benar berbeda," ujarnya. Ia kehilangan 0,624 detik dari pole dan kini harus bekerja keras menganalisis data untuk balapan sprint.

Netflix Sets Release Date for Schumacher '94 F1 Documentary
Read AlsoNetflix Sets Release Date for Schumacher '94 F1 Documentary

Sementara itu, Leclerc merasa lap terbaiknya musim ini terjadi justru di momen krusial. "Jujur, ini lap kualifikasi terbaik saya tahun ini," katanya dengan nada optimis. "Ini menunjukkan kami melakukan hal yang benar dengan feeling mobil. Semoga ini langkah maju yang konsisten setelah jeda panjang."

ADVERTISEMENT

Dengan hanya satu sesi latihan bebas yang sempat terganggu kondisi basah, performa balapan masih menjadi tanda tanya. Leclerc mengakui, "Untuk race pace, agak sulit diprediksi. Tapi ini awal yang positif untuk akhir pekan."

Kegagalan Hamilton menemukan keseimbangan menjadi pekerjaan rumah besar bagi Ferrari. Tim asal Italia itu harus cepat berbenah jika ingin bersaing di sprint yang hanya 24 lap, di mana strategi dan konsistensi akan menjadi kunci.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU